Punya Bentuk Aneh, Inilah 51 Jenis Ikan yang Hidup di Laut Dalam

Punya Bentuk Aneh, Inilah 51 Jenis Ikan yang Hidup di Laut Dalam


Laut merupakan perairan terluas yang ada di bumi, serta penampung pasokan air paling banyak di bumi. Selain itu di dalamnya juga menyimpan kekayaan yang melimpah, mulai dari keragaman makhluk hidup, kekayaan tambang, dan lainnya.


Namun apakah kalian tahu di kedalaman laut yang luas ternyata dibagi menjadi beberapa zona, diantaranya adalah zona Litoral (laut pasang surut), zona Neritik (laut dangkal), zona Bathial (laut dalam), dan zona Abisal (laut sangat dalam).


Dari beberapa zona laut di atas terdapat keanekaragaman makhluk hidup di dalamnya. Namun pada kesempatan kali ini, kita tidak akan membahas makhluk hidup yang berada di semua zona di atas, melainkan yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah makhluk hidup yang terdapat di zona Bathial dan zona Abisal.


Dari kedua zona tersebut umumnya dikenal dengan nama perairan laut dalam. Tidak hanya itu saja, bahkan di dalam zona tersebut sinar matahari tidak mampu menembusnya. Artinya keadaan di dalamnya gelap dan dingin.


Mungkin kalian bertanya, apa mungkin di kedalaman laut tersebut masih ada makhluk hidup yang tinggal di dalamnya? Jawabannya masih ada beberapa jenis makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Namun mereka memiliki bentuk yang asing dan terkesan menyeramkan.


Untuk mengetahui apa saja mahkluk hidup yang tinggal di laut dalam, maka di sini akan dirangkum beberapa jenis makhluk hidup yang tinggal di laut dalam. Serta kalian pun dapat menyimaknya pada tulisan berikut ini. Mari, disimak !


1. Lophius piscatorius



Lophius piscatorius merupakan ikan yang mempunyai antena pemancar cahaya pada bagian kepalanya. Fungsinya untuk menarik perhatian mangsanya. Ketika ada mangsa yang tertarik dan mendekatinya, ikan ini akan langsung membuka mulutnya lebar-lebar kemudian menerkamnya.


Tampak gigi-gigi tajam dan panjang di dalam mulutnya, membuat ikan ini terlihat menyeramkan. Selain itu ada hal unik ketika ikan lophius piscatorius lagi melakukan perkembangbiakan, yaitu induk jantan akan menempel ke induk betina, dan mengikutinya kemana pun sang betina pergi dalam jangka waktu yang lama. Hal ini biasanya disebut parasitisme seksual.


2. Raja Herring



Raja Herring merupakan ikan yang memiliki bentuk pipih memanjang. Warna tubuhnya perak dengan corak totol-totol. Pada bagian kepala sampai punggungnya terdapat sirip yang menyerupai bentuk punk bergerigi.


Ada satu hal lagi, yaitu ikan raja herring ketika sudah muncul ke permukaan terkadang dimitoskan sebagai ikan pertanda bencana, semacam gempa. Mungkin ada juga kaitannya dengan tempat tinggalnya yang di dasar samudra, ketika terjadi pergerakan lempeng bisa saja ikan ini merasa tidak nyaman kemudian naik ke permukaan.


3. Atlantic footballfish



Atlantic footballfish merupakan ikan yang memiliki bentuk menyerupai bola. Serta pada bagian kepalanya terdapat antena pemancing untuk menarik perhatian mangsanya. Pada mulutnya terdapat gigi panjang dan tajam yang nampak keluar.


Sama seperti kebanyakan keluarga anglerfish, ikan ini juga saat melakukan perkawinan dengan cara pejantan menempel pada tubuh betina dan menggantungkan hidupnya pada betina. Umumnya ukuran tubuh betina 50 kali lebih besar dari ukuran jantan.


4. Anglerfish bungkuk



Anglerfish bungkuk merupakan ikan dalam keluarga angler yang identik dengan antena pemancingnya. Pada ujung antena tersebut terdapat semacam kumpulan bakteri yang dapat mengeluarkan cahaya pemikat.


Di kedalaman laut yang dingin, ikan anglerfish bungkuk beradaptasi dengan bentuk yang menyeramkan. Yaitu memiliki mulut lebar disertai dengan gigi runcing tak beraturan. Serta mulutnya tersebut memiliki posisi lebih rendah dari badannya dan menghadap ke atas. Mungkin posisi tersebut yang menyebabkan ikan ini dinamai anglerfish bungkuk.


5. Anoplogaster



Anoplogaster merupakan ikan yang hidup di laut dalam tanpa adanya cahaya. Kata Anoplogaster yang menjadi namanya berasal dari kata Yunani yang berarti tidak bersenjata (anoplo) dan perut (gaster). Selain itu ikan anoplogaster juga dikenal dengan nama ikan gigi taring.


Ikan gigi taring memiliki bentuk tubuh yang padat menyamping. Juga memiliki kepala besar dan gigi tajam yang panjangnya tidak beraturan. Serta terdapat dua lubang yeng telah berkembang di sisi otak untuk memberi ruang bagi giginya saat rahang menutup. Ukuran giginya yang besar memungkinkan ikan ini membunuh mangsa yang jauh lebih besar darinya.


6. Viper sloane



Viper sloane merupakan ikan yang menempati lautan dalam dan terlihat menyeramkan berkat gigi tajam yang tidak proporsional pada mulutnya. Karena persaingan mendapatkan makanan di laut dalam yang tinggi, ikan viper sloane mengakalinya dengan sumber cahaya pada tubuhnya.


Pada bagian depan sirip punggung ikan ini, terdapat semacam organ berbentuk panjang menyerupai cambuk. Di bagian ujung cambuk, terdapat semacam organ bercahaya. Karena cahaya tersebut terlihat menyerupai plankton, ikan-ikan kecil pun akan tertarik untuk mendekatinya. Selain itu matanya yang peka terhadap cahaya membantunya mendeteksi keberadaan mangsa yang mendekat.


7. Chauliodus macouni



Ikan chauliodus macouni dapat ditemukan di laut dalam. Untuk menjumpainya pun sangat sulit dan jarang ditemukan. Karena mulutnya yang besar dan terdapat gigi tajam tak beraturan menyebabkan ikan tak bisa menutup mulutnya.


Gigi-giginya yang tajam serta besar tersebut mampu melumpuhkan mangsa yang lebih besar dari dirinya. Terkadang mereka juga mampu melahap mangsa yang berukuran lebih besar darinya. Selain itu, ikan ini juga punya kemiripan dengan ikan viper sloane saat mencari makan, yaitu dengan menarik perhatian mangsa menggunakan sumber cahaya yang berasal dari tubuhnya.


8. Hiu Pemotong



Berbeda dengan jenis hiu lainnya, hiu pemotong ini ketika memakan mangsanya tidak langsung menghabiskannya. Melainkan mereka hanya menggigit bagian tubuh mangsanya sampai meninggalkan bekas luka yang menyerupai pemotong kue. Bahkan ikan ini nekat menyerang ikan yang memiliki ukuran lebih besar darinya.


Saat ikan hiu pemotong menemukan mangsanya, mereka akan bergerak ke bagian samping mangsanya, kemudian langsung menempelkan giginya ke tubuh mangsanya. Setelah berhasil menggerogotinya, ikan ini akan berenang jauh meninggalkan mangsanya. Karena suasana laut yang gelap memungkinkan hiu pemotong tidak dapat diserang balik oleh mangsanya.


9. Flashlightfish



Sesuai dengan namanya, ikan flashlight ini dapat memancarkan cahaya pada bagian bawah kelopak matanya. Namun sebenarnya cahaya tersebut bukan dihasilkan oleh ikan flashlight sendiri, melainkan cahaya tersebut ternyata berasal dari bakteri yang menempel di bagian bawah kelopak matanya.


Keduanya memang melakukan simbiosis mutualisme, yaitu bakteri mendapatkan makanan dari menyerap nutrisi ikan flashlight, sementara itu ikan ini dibantu dalam mencari makan dengan cahaya yang dikeluarkan oleh bakteri. Sebab cahaya tersebut bisa menarik perhatian mangsanya yang dikiranya plankton.


10. Gonostomatidae



Ikan Gonostomatidae juga dikenal dengan nama ikan Bristlemouths yang mempunyai habitat hidup di laut dalam. Mereka memiliki tubuh yang memanjang dari 2 cm sampai 30 cm. Selain itu pada bagian tubuhnya terdapat sejumlah photophores yang mampu memancarkan cahaya.


Ikan Gonostomatidae kebanyakan memakan zooplankton dan krustacea kecil. Serta sebagian kecil dari makanan mereka adalah pertemuan oportunistik dengan ikan yang lebih kecil. Ikan ini juga mengonsumsi mangsa yang berupa ikan-ikan kecil. Dengan bentuk morfologi mulutnya yang dilengkapi gigi-gigi tajam memudahkan untuk melumpuhkan mangsanya.


11. Black Swallower



Black Swallower merupakan ikan yang tinggal di laut dalam dan mereka mampu melahap mangsa yang ukurannya 10 kali lebih besar darinya. Perut ikan ini dapat melebar ketika dimasuki mangsa yang besar. Namun ketika ikan yang dimakan terlalu besar dapat membuat black swallower sulit mencernanya. Terkadang ada yang sampai perutnya robek karena tidak kuat menampung mangsanya lagi.


Akhirnya menyebabkan ikan black swallower mati. Namun lain halnya ketika mangsa besarnya masuk dengan pas, mereka juga mengalami masalah pencernaan. Oleh karena itu, mereka terkadang harus menunggu mangsanya membusuk terlebih dahulu. Akan tetapi akibat dari pembusukan tersebut mengakibatkan keluarnya gas karbon yang memaksa ikan black swallower naik ke perairan dangkal.


12. Ikan Naga Hitam



Ikan Naga Hitam ini memiliki tubuh yang terbilang unik. Tubuhnya yang berwarna gelap dan pipih memanjang. Selain itu pada ikan jantan tidak memiliki sistem pencernaan sempurna dan juga gigi. Dan ikan jantan bertahan hanya untuk bereproduksi saja. Dalam hal mencari makan, ikan ini berburu dengan menggunakan bantuan pancaran cahaya yang terdapat di ujung dagunya.


Cahaya yang dipancarkan tersebut berfungsi untuk menarik perhatian mangsanya. Jika ikan ini dalam kondisi terancam, organ ditubuhnya yang seperti kumis (photophores) yang mencakup bagian atas serta bawah di tubuhnya dan juga terletak di bawah matanya akan menyala, dan seketika predator mengira ikan ini berbahaya untuk dimakan.


13. Red-lipped batfish



Red-lipped batfish merupakan ikan dari laut dalam yang mempunyai bibir unik merah merona. Bibirnya tersebut seakan-akan sedang memakai lipstik merah. Selain itu ikan ini merupakan perenang yang buruk, jadi untuk berpindah tempat mereka menggunakan sirip perutnya yang dimodifikasi menjadi kaki.


Meskipun ikan bibir merah ini kelihatan lucu, namun kenyataannya mereka adalah predator yang cerdik. Saat mencari makanan, ikan ini akan berkamuflase mirip batu di dasar laut. Kemudian ada bagian tubuh yang dapat memancarkan cahaya digunakan untuk alat pemancing mangsa. Letak alat tersebut berada di dahinya.


14. Hairy frogfish



Hairy frogfish atau disebut juga ikan kodok berambut mempunyai permukaan tubuh yang tak biasa, yaitu tubuhnya yang banyak dipenuhi rambut-rambut. Serta kemampuan berkamuflasenya yang handal membuat ikan ini dapat menemukan mangsanya maupun menghindar dari predator.


Biasanya ikan kodok berambut ini bersembunyi di celah batuan atau karang untuk menyamarkan tubuhnya. Karena bukan perenang yang handal, mereka lebih suka berjalan dengan sirip dadanya yang telah termodifikasi menjadi kaki. Ikan ini juga punya semacam antena pemancing yang dapat mengeluarkan cahaya.


15. Warty frogfish



Warty frogfish ini masih dalam satu keluarga ikan kodok. Namun ada hal unik dari ikan jenis ini, yaitu warna tubuhnya yang bervariasi dan menyerupai batu karang. Sama kebanyakan jenis ikan kodok lainnya, warty frogfish ini termasuk perenang yang buruk.


Jadi kemana pun mereka berpindah tempat akan menggunakan sirip dadanya yang telah bermodifikasi menjadi kaki. Karena bentuk dan warna tubuhnya yang menyerupai karang, warty frogfish dapat menyamar dan mengendap-endap saat akan memakan mangsanya. Selain itu juga membantunya menghindar dari predator.


16. Smooth handfish



Smooth handfish merupakan ikan yang mempunyai sirip dan dapat digunakan untuk berjalan atau memanjat. Saat bergerak pun mereka lebih menyukai dengan berjalan dan kadang suka memanjat batu karang.


Selain itu, ikan ini juga dapat berkamuflase dengan tempat di sekitarnya. Mereka lebih suka menyesuaikan diri dengan batu karang. Karena kemiripannya dengan batu karang, terkadang ada ikan yang mendekatinya dan tak menduga bahwa itu adalah smooth handfish yang akan memangsanya.


17. Lophius americanus



Lophius americanus merupakan ikan yang masih dalam keluarga anglerfish atau ikan pemancing. Namun bentuk dari ikan lophius americanus ini nampak berbeda dengan jenis anglerfish lain, yaitu bentuk ikan ini pipih/gepeng. Kira-kira menyerupai karpet yang berada di dasar laut.


Karena punya alat pemancing yang mengeluarkan cahaya, ikan ini akan berdiam diri sambil menunggu mangsanya mendekat karena tertarik dengan pancaran cahaya. Seketika mangsa yang mendekat tersebut langsung dilahap oleh ikan lophius americanus ini.


18. Spotted handfish



Spotted handfish merupakan ikan yang mampu berjalan serta memanjat menggunakan siripnya. Pada tubuhnya terdapat banyak sekali corak bintik-bintik. Mungkin karena corak tersebut ikan ini dinamakan spotted handfish. Serta kebanyakan ikan dari keluarga handfish tidak dapat berenang dengan lihai.


Jadi kebiasaannya ya cuma berjalan dan memanjat batuan karang untuk bergerak. Saat mencari makan pun, mereka juga memanfaatkan kamuflase tubuh yang menyerupai batu karang. Karena itu, ikan ini dapat dengan mudah mengendap-endap lalu melahap mangsanya.


19. Shortnose batfish



Shortnose batfish ini memiliki bentuk tubuh yang unik serta terkesan aneh. Sebab tubuh mereka lebih mirip dengan berudu dalam ukuran raksasa. Selain itu tubuhnya yang pipih dengan sirip samping seperti sayap semakin menambah keanehannya.


Karena warna tubuhnya yang menyerupai pasir, terkadang hal tersebut dimanfaatkan oleh mereka untuk berkamuflase menunggu mangsa maupun menghindar dari predator. Pergerakan ikan ini lebih sering menggunakan sirip yang dimodifikasi menjadi kaki. Sebab mereka adalah perenang yang buruk.


20. Brazilian batfish



Brazilian batfish masih satu keluarga dengan batfish atau ikan kelelawar. Yang membedakannya adalah corak dan bentuk tubuhnya, ikan jenis ini memiliki semacam tanduk di dahinya serta sirip yang lebar mampu digunakan untuk berenang. Namun seperti kebanyakan ikan kelelawar, mereka lebih suka berdiam di dasar dan bergerak dengan berjalan menggunakan sirip.


Ikan ini juga mampu berkamuflase menyesuaikan lingkungan sekitarnya, baik untuk mengelabuhi mangsanya maupun predator. Hal yang menjadikan ikan ini dinamai ikan kelelawar karena sekilas mirip dengan kelelawar pada saat siripnya dilebarkan maupun digunakan untuk berenang.


21. Ikan Sargassum



Ikan Sargassum ini mempunyai bentuk tubuh yang terbilang unik, yaitu bentuknya menyerupai batu karang yang bercabang. Selain itu ikan ini juga termasuk ke dalam keluarga anglerfish yang mempunyai alat pemancing untuk menarik perhatian mangsa.


Serta kemampuan kamuflasenya yang handal membantunya dalam menghindar dari serangan predator maupun mencari makanan. Terkadang mereka juga suka bersembunyi di cela-celah batuan karang untuk menyesuaikan tubuhnya dengan lingkungan sekitar.


22. Antennarius commerson



Antennarius commerson merupakan ikan yang masih satu keluarga dengan ikan kodok. Ikan antennarius commerson ini memiliki bentuk yang menyerupai karang. Jadi mereka dapat berkamuflase saat ingin menangkap mangsanya maupun berlindung diri. Karena kebanyakan ikan jenis kodok adalah perenang yang buruk. Ikan ini saat berpindah tempat juga akan menggunakan sirip yang telah dimodifikasi menjadi kaki.


23. Chauliodus danae



Chauliodus danae merupakan salah satu ikan predator mengerikan dari perairan laut dalam. Ikan ini dapat dengan mudah dikenali karena mulut yang besar dan tajam, gigi mirip taring. Bahkan, taring yang begitu besarnya hingga tidak muat masuk seluruhnya ke dalam mulut. Ikan ini diperkirakan menggunakan gigi tajam untuk menusuk mangsanya.


Ikan chauliodus danae memiliki tulang dorsal panjang yang berujung dengan photophore, yaitu organ penghasil cahaya. Mereka menggunakan organ cahaya ini untuk menarik mangsanya melalui proses yang dikenal sebagai bioluminescence. Dengan berkedip menyala dan mematikan lampu dapat memancing ikan atau menarik ikan lebih kecil.


24. Starry handfish



Starry handfish ini memiliki tubuh yang menyerupai ikan pari. Namun, pada bagian samping ikan starry handfish terdapat sepasang sirip mirip dengan tangan. Serta pada permukaan tubuhnya terdapat bintil-bintil yang tersebar rata. Untuk bentuknya kira-kira menyerupai karpet dasar laut.


Selain itu terkadang saat ingin berpindah tempat, mereka akan menggunakan siripnya yang dapat digunakan untuk berjalan di dasar laut. Dan mereka juga mampu berkamuflase dengan menyerupai keadaan di lingkungan sekitarnya.


25. Ribbon sawtail fish



Ribbon sawtail fish merupakan ikan yang berada di laut dalam dan memiliki bentuk tubuh memanjang. Serta pada mulutnya terdapat gigi-gigi tajam tak beraturan yang seakan terkesan menyeramkan. Karena persaingan mencari makan di laut dalam yang tinggi.


Ikan ini mempunyai trik untuk menarik perhatian mangsanya, yaitu dengan bantuan pancaran cahaya yang terletak di antena bawah mulutnya. Setelah ada ikan yang tertarik mendekatinya, kemudian dengan sigap ikan ini akan mencengkeram dengan gigi tajamnya. Setelah mangsa tak bisa berkutik lagi lalu mereka akan memakannya.


26. Lophiomus setigerus



Lophiomus setigerus merupakan ikan pemangsa yang punya tubuh pipih menyerupai karpet di dasar laut. Karena bentuk tubuhnya yang unik tersebut, ikan lophiomus setigerus menggunakannya untuk berkamuflase dengan cara menyesuaikan tubuhnya agar mirip seperti pasir.


Memang kebanyakan ikan ini bertempat di dasar laut dan menyesuaikan dengan keadaan sekitar. Selain itu ikan ini juga mempunyai semacam alat pemancing yang digunakan untuk menarik perhatian mangsanya.


27. Longlure frogfish



Longlure frogfish masih satu keluarga dengan ikan kodok. Dan sama seperti kebanyakan jenis ikan kodok lainnya, ikan longlure frogfish ini bergerak menggunakan sirip dada dan perutnya yang telah dimodifikasi menjadi kaki. Selain itu tubuhnya yang menyerupai batuan karang dapat membantunya dalam melakukan kamuflase.


Selama berkamuflase, mereka akan menunggu mangsa yang mendekat dan mengira ikan ini adalah batu karang. Namun hal tersebut salah, dengan sigap ikan longlure frogfish ini akan segera mencaplok mangsanya bulat-bulat. Umumnya hewan yang menjadi mangsanya berupa krustacea dan ikan-ikan kecil lainnya.


28. Pancake batfish



Sesuai dengan namanya, memang pancake batfish ini mempunyai bentuk yang mirip dengan roti pancake. Walaupun ikan ini terlihat menggemaskan, nyatanya mereka adalah predator yang lahap saat menemukan mangsanya.


Selain itu pada permukaan tubuhnya terdapat semacam bulu yang terkesan aneh. Serta kepalanya yang menonjol dengan raut wajah yang muram menjadikan ikan ini terlihat unik dan bisa juga menyeramkan.


29. Linophryne arborifera



Linophryne arborifera merupakan ikan yang masuk dalam keluarga anglerfish atau ikan pemancing. Namun jenis ikan linophryne arborifera ini memiliki bentuk tubuh yang terkesan unik, yaitu pada bagian bawah mulutnya terdapat semacam cabang yang mirip dengan akar tanaman.


Sementara pada bagian atas mulutnya terdapat antena pemancing yang dapat mengeluarkan cahaya untuk menarik perhatian mangsanya. Karena tubuhnya yang bulat disertai gigi-gigi tajam yang tak beraturan menjadikan ikan ini terkesan menyeramkan dan asing. Memang ikan ini sangat jarang dijumpai karena tempat hidupnya di kedalaman laut yang gelap.


30. Thaumatichthys axeli



Thaumatichthys axeli merupakan ikan dari perairan laut dalam yang memiliki bentuk aneh sekaligus menyeramkan. Bentuk mulutnya saja tidak proporsional, yaitu mulut bagian atas lebih panjang dan dilengkapi dengan gigi-gigi yang runcing tak beraturan.


Selain itu di dalam mulut bagian atas terdapat semacam organ kantung yang dapat memancarkan cahaya. Adanya organ bercahaya tersebut digunakan oleh ikan thaumatichthys axeli untuk menarik perhatian mangsanya. Karena mulutnya yang tidak proporsional membuat ikan ini tidak dapat menutup mulutnya dengan sempurna, dan menyisakan bagian atas yang terdapat organ bercahaya tetap terlihat.


31. Haplophryne mollis



Haplophryne mollis merupakan ikan dari laut dalam yang punya keunikan, yaitu bentuk tubuhnya yang seperti kertas tertekuk-tekuk. Serta selama perkawinan, ikan jantan yang berukuran sangat kecil akan menempel pada tubuh betina menjadi parasit.


Selama hidupnya sang jantan hanya menyediakan sperma bagi betina, dan untuk memperoleh makanan hanya menyerap sari makanan dari tubuh betina. Dalam mencari makan, betina akan menggunakan bantuan alat pemancing di atas kepalanya.


32. Pink frogmouth



Pink frogmouth ini masih sejenis ikan kodok yang kebanyakan bergerak dengan cara berjalan menggunakan siripnya. Namun untuk jenis ikan pink frogmouth ini punya keunikan, yaitu warna tubuh dan mulutnya adalah pink. Serta sekilas ikan ini terlihat menggemaskan dan unik karena warna pink tersebut.


Ikan pink frogmouth ini juga dapat melakukan kamuflase dengan batuan karang yang punya corak seperti warna tubuhnya. Selain itu dengan berkamuflase dapat memudahkan mereka dalam mencari makan maupun menghindar dari predator.


33. Ogcocephalus parvus



Ogcocephalus parvus sekilas mirip dengan ikan batfish yang mengalami perubahan bentuk tubuh. Karena kebanyakan ikan batfis memiliki tubuh bulat pipih, sementara itu ikan ogcocephalus parvus berbentuk segitiga pipih dan punya tanduk di dahinya. Namun keduanya juga sama-sama memiliki sepasang sirip di samping tubuhnya.


Tak hanya itu saja, sepasang siripnya tersebut dapat digunakan untuk berjalan di dasar laut maupun untuk berenang. Akan tetapi, mereka lebih menyukai berpindah tempat dengan cara berjalan ketimbang berenang. Karena mereka adalah tipe perenang yang buruk.


34. Ocellated frogfish



Ocellated frogfish ini masih satu keluarga dengan ikan kodok. Ikan ini juga punya bentuk tubuh yang menarik, yaitu bentuknya menyerupai karang yang berjalan. Memang benar kalau ikan ini menggunakan sirip dada dan perutnya untuk berjalan dan memanjat. Terkadang kalau mereka sudah berada di sekitar karang yang punya corak seperti tubuhnya akan sangat sulit untuk dibedakan.


Bisa dikatakan bahwa kemampuan kamuflase ikan ini sangat bagus karena bisa mengecoh mangsanya maupun predator. Mangsa yang berada di dekatnya juga tak menyadarinya bahwa di dekatnya ada ikan yang siap-siap untuk melahapnya. Dengan begitu akan memudahkan ikan ocellated frogfish untuk menangkap mangsanya.


35. Lophius gastrophysus



Lophius gastrophysus merupakan ikan yang memiliki bentuk tubuh mirip ikan pari, yaitu pipih dengan sepasang sirip di samping tubuhnya. Namun ikan ini terlihat memiliki bentuk lembek yang menambah keanehannya. Walaupun terlihat lembek, nyatanya mereka adalah ikan pemangsa yang handal.


Saat akan menangkap mangsanya, mereka akan berkamuflase mengendap-endap mendekati mangsanya. Kemudian dengan sigap mereka akan langsung melahap mangsa dengan mulutnya yang dapat membuka lebar. Selain itu, ikan ini juga memiliki semacam antena pemancing yang dapat menarik perhatian mangsanya.


36. Prickly anglerfish



Prickly anglerfish merupakan ikan yang hidup di laut dalam dan memiliki semacam alat pemancing di atas kepalanya. Serta memiliki bentuk tubuh bulat dengan permukaan tubuh yang mirip seperti duri-duri kaktus. Mereka juga memiliki gigi-gigi tajam di mulutnya dan untuk siripnya sendiri berukuran pendek yang tumbuh kurang sempurna.


Untuk berburu makanan, ikan ini menggunakan antena pemancing yang dapat memancarkan cahaya. Dengan bantuan alat tersebut, kemungkinan ada ikan-ikan kecil yang mengira itu kumpulan plankton dan mendekatinya. Namun setelah didekati ternyata salah dugaan dan kemudian ikan prickly anglerfish akan segera melahapnya.


37. Louisiana pancake batfish



Louisiana pancake batfish memiliki bentuk tubuh pipih dengan permukaan seperti bintil-bintil. Kalau dilihat sekilas memang ikan ini mirip pancake yang berwarna putih kecoklatan. Selain itu pada bagian bawah perutnya terdapat sirip yang telah bermodifikasi menjadi kaki yang dapat digunakan untuk berjalan.


Tak hanya itu saja, ikan ini juga mampu melakukan kamuflase dengan menyesuaikan tubuh dengan warna lingkungannya. Dengan cara tersebut dapat membantunya dalam mencari makanan dan terhindar dari serangan predator. Kebanyakan mereka berada di dasar laut dan bergerak dengan berjalan atau memanjat di batuan karang.


38. Frogfishes



Frogfishes ini punya bentuk tubuh mungil yang lucu dan menarik. Warna tubuhnya yang bervariasi menambah keindahan ikan ini. Serta kebanyakan mereka berada di batuan karang dan bergerak dengan cara berjalan dan memanjat menggunakan siripnya.


Selain itu mereka juga mampu melakukan kamuflase dengan batuan karang. Kemampuannya tersebut juga luar biasa, karena kalau sudah berada di batuan karang yang punya corak sejenis akan sangat sulit untuk membedakannya. Dan cara tersebut menguntungkan mereka saat mencari makan maupun bertahan hidup.


39. Lentera kecil



Lentera kecil merupakan ikan bertubuh kecil yang tinggal di laut dalam. Serta tubuhnya tersebut mampu memancarkan cahaya karena memiliki organ photosphore. Namun kebanyakan ikan ini hanyalah menjadi santapan bagi para predator laut dalam lainnya. Makanan ikan lentera kecil berupa plankton dan organisme kecil lainnya.


Terkadang ikan ini terkecoh dengan pancaran cahaya yang dihasilkan oleh alat pemancing dari ikan predator laut dalam lain. Sebab dikiranya hal tersebut adalah kumpulan plankton yang dapat memancarkan cahaya. Namun mereka ternyata salah dan berakhir di perut ikan lain.


40. Malacosteus niger



Malacosteus niger merupakan ikan laut dalam yang punya bentuk tubuh menyeramkan sekaligus tak masuk akal. Bagaimana tidak, karena bentuk kepalanya yang asing dengan mulut mirip setrika yang dilengkapi gigi-gigi tajam menambah keanehannya. Entah bagaimana cara ikan ini saat melahap mangsanya yang berukuran besar.


Karena keadaan tekanan air di lautan dalam yang cukup tinggi juga mempengaruhi morfologi ikan ini. Selain itu juga untuk mendapatkan makanan dibutuhkan persaingan yang tinggi karena di tempat tersebut jarang dijumpai makanan. Maka dari itu ikan ini dilengkapi morfologi tubuh yang mampu menyesuaikan keadaan di lautan dalam.


41. Myctophum punctatum



Myctophum punctatum merupakan ikan dari perairan dalam yang memiliki ukuran tubuh kecil. Ciri-ciri lainnya dari ikan ini yaitu memiliki tubuh ramping dan pipih yang ditutupi sisik bundar kecil berwarna keperakan, bentuk kepala bulat besar dan tumpul, matanya besar berbentuk bulat panjang sampai bulat lateral, dan mulut berbentuk terminal besar dengan rahang yang rapat dengan barisan gigi kecil.


Selain itu, mereka juga memiliki photophore, yaitu organ yang dapat memancarkan cahaya. Letaknya pada pangkal ekor, di dekat mata, dan di dasar sirip. Organ bercahaya tersebut memancarkan cahaya lemah berwarna biru, hijau, atau kuning, dan diketahui tersusun dalam pola yang spesifik per spesies.


42. Spotfin frogfish



Spotfin frogmasih ini masih satu keluarga dengan ikan kodok. Sama seperti spesies lainnya yang bergerak menggunakan sirip perutnya yang telah bermodifikasi menjadi kaki. Mereka biasanya bersembunyi di antara batu karang yang mempunyai corak sama dengan tubuhnya.


Hal tersebut dilakukan untuk berkamuflase saat ingin menangkap mangsanya maupun menghindar dari predator. Tak hanya itu saja, ikan ini juga memiliki semacam alat pemancing berupa tangkai yang terletak di antara matanya. Karena ikan spotfin frogfish ini sekilas mirip karang, maka untuk mengetahuinya cukup sulit. Dan terkadang ikan yang menjadi mangsanya juga tak mengira bahwa itu adalah ikan.


43. Ziebell's handfish



Ziebell's handfish merupakan spesies ikan yang mempunyai sirip dan bisa digunakan untuk berjalan serta memanjat. Dilihat dari bentuknya, ikan ini memiliki bentuk bulat dan pada bagian atas kepalanya terdapat semacam bentuk punk. Serta pada tubuhnya kebanyakan ditutupi corak bintik-bintik dengan paduan warna pink kecoklatan.


Selain itu, ikan ziebell's handfish ini mampu melakukan kamuflase dengan berdiam di antara batuan karang yang punya corak mirip tubuhnya. Karena didesain dengan sirip yang mampu digunakan untuk berjalan dan memanjat, membuat mereka jarang sekali berenang saat ingin melakukan perpindahan tempat.


44. Island frogfish



Kalau kita melihat sekilas ikan island frogfish ini malah terkesan bukan ikan, melainkan sebuah batu karang. Karena bentuk tubuhnya yang pipih menempel pada karang serta tidak terlihat mata dan mulutnya. Memang kemampuan ikan ini saat berkamuflase patut diapresiasi dengan menyamarkan tubuhnya mirip dengan karang.


Begitu juga saat ikan ini ingin menangkap mangsanya, mereka akan mengendap-endap mendekati mangsanya. Tak diduga oleh mangsanya bahwa yang mendekatinya hanyalah batu karang. Akibat kelalaian mangsanya tersebut, dengan mudah ikan island frogfish ini melahap mangsanya seketika.


45. Red handfish



Sesuai namanya, bahwa ikan red hanfish ini memiliki warna tubuh yang dominan merah. Seperti kebanyakan jenis handfish, mereka juga bergerak dengan berjalan dan memanjat menggunakan sirip dada dan sirip perutnya. Sirip-sirip tersebut telah beralih fungsi menjadi kaki dan juga tangan bagi ikan ini.


Sebab jenis ikan handfish jarang sekali menggunakan siripnya untuk berenang. Karena mereka adalah termasuk golongan perenang yang buruk. Saat dalam keadaan terancam, ikan red handfish akan berkamuflase di batuan karang yang memiliki warna dominan merah. Begitu juga saat ingin mencari makan, ikan ini juga melakukan kamuflase.


46. Redeye gaper



Redeye gaper merupakan jenis ikan tipe dasar yang berada di laut dalam. Mereka menggunakan sirip perut dan dadanya untuk berpindah tempat. Selain itu ikan ini juga memiliki bentuk yang terbilang aneh, yaitu bertubuh bundar pipih dilengkapi dengan sirip samping yang dapat digunakan sebagai kaki.


Meskipun nama ikan ini redeye yang berarti mata merah, namun kenyataannya mata ikan ini tidak berwarna merah. Melainkan berwarna hitam dengan lingkaran mata berwarna kekuningan. Untuk tubuhnya berwarna kuning kemerahan atau oranye.


47. Linophryne algibarbata



Linophryne algibarbata merupakan ikan yang punya bentuk aneh sekaligus menyeramkan. Pada mulutnya terdapat gigi-gigi tajam yang tak beraturan, ada yang panjang dan juga pendek. Selain itu di bawah mulutnya terdapat semacam tangkai bercabang yang menyerupai akar. Pada bagian atasnya terdapat antena pemancing yang dapat memancarkan cahaya.


Namun bentuk semacam itu hanya terdapat pada ikan betina. Sedangkan ikan pejantan memiliki ukuran tubuh yang kecil, bahkan ukurannya bisa 10 kali lebih kecil dari betina. Memang selama hidupnya ikan pejantan hanya mencari pasangan, dan setelah mendapatkan pasangan mereka akan menempel di tubuh betina untuk menggantungkan hidupnya.


48. Linophryne andersoni



Linophryne andersoni ini sekilas hampir mirip dengan keluarga ikan linophryne lainnya. Yang pada bagian bawah mulutnya sama-sama terdapat semacam tangkai bercabang, namun hanya saja ada perbedaan pada bentuk cabangnya. Pada ikan linophryne andersoni memiliki cabang pendek dan tidak banyak percabangan.


Selain itu ikan ini juga saat mencari makan menggunakan bantuan antena pemancingnya. Pada ujung antena tersebut dapat memancarkan cahaya yang dapat menarik perhatian mangsanya. Ketika mangsanya mendekat, kemudian ikan ini akan langsung melahap sambil menusuk tubuh mangsa dengan gigi-gigi tajamnya.


49. Lasiognathus saccostoma



Lasiognathus saccostoma ini punya bentuk yang menyeramkan dan aneh. Bagaimana tidak, dari bentuk mulutnya saja yang terlipat keluar dengan gigi-gigi tajamnya yang mengarah ke atas seakan-akan menambah kengerian ikan ini. Serta di atas mulutnya terdapat antena yang mengarah ke belakang menyerupai kail.


Tak hanya itu saja, pada bagian sirip punggungnya memiliki bentuk semacam tangkai. Pada saat mencari makan, mereka menggunakan antena yang di ujungnya dapat mengeluarkan cahaya untuk menarik perhatian mangsanya. Begitu mangsanya mendekat, mereka akan mengoyak tubuh mangsa dengan gigi-gigi tajamnya.


50. Halieutopsis nudiventer



Halieutopsis nudiventer merupakan ikan yang punya bentuk tubuh segitiga pipih dengan dilengkapi sepasang sirip di bagian sampingnya. Serta terdapat ekor memanjang di antara siripnya. Kalau dilihat sekilas ikan ini kira-kira mirip ikan pari, namun bentuknya aneh. Selain itu, siripnya tadi dapat digunakan untuk berjalan di dasar laut.


Serta mereka juga dapat berkamuflase dengan menyesuaikan corak tubuhnya terhadap lingkungannya. Dengan begitu, mereka dapat mudah mengelabuhi mangsanya maupun menghindar dari ancaman predator. Karena termasuk ikan yang tidak mampu berenang dengan baik, maka ikan ini lebih suka menggunakan siripnya untuk berjalan dan juga memanjat di dasar laut maupun di batuan karang.


51. Glauert's anglerfish



Glauert's anglerfish merupakan ikan yang bertempat tinggal di laut dalam. Serta ikan ini masih satu keluarga dengan anglerfish atau ikan pemancing. Namun untuk jenis ikan yang satu ini punya keunikan tersendiri, yaitu bentuk tubuhnya yang menyerupai karang dapat digunakan untuk berkamuflase. Kalau dilihat memang kemampuan kamuflasenya yang handal bisa membuatnya sangat mirip dengan batuan karang.


Saat mencari makan, mereka menggunakan bantuan kamuflasenya dan antena pemancingnya. Mereka akan menunggu di batuan karang untuk menantikan ada mangsa yang tertarik dengan antena pemancingnya. Mangsanya pun tak menduga bahwa yang didekatinya merupakan ancaman, sebab kemampuan kamuflasenya yang tak terkira membuat ikan ini mudah mengecoh mangsanya.


Akhir Kata 

Nah, itulah beberapa jenis ikan di perairan laut dalam. Hal yang identik dari ikan laut dalam yaitu bentuknya yang aneh dan terlihat menyeramkan. Umumnya ikan-ikan tersebut dilengkapi dengan gigi-gigi tajam yang tak proporsional.


Serta cukup sekian pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.