Penanganan Ikan Channa yang Habis Loncat Keluar Aquarium


Ikan Channa memiliki kemampuan untuk melompat keluar akuarium. Maka tak heran banyak penghobi ikan channa yang menggunakan penutup akuarium. Terkadang ikan ini cukup cerdik, bila ada lubang kecil saja pun mereka mampu melewatinya. Dan kalau penutup akuarium ringan, mereka juga mampu menyundulnya sampai terbuka. Oleh karena itu, kita pastikan tidak ada lubang yang terbuka dan menggunakan penutup akuarium yang tidak mudah disundul ikan channa, contohnya strimin (kawat ram), blabak (papan kayu).


Namun, terkadang bagi pemula yang belum mengenal karakteristik ikan channa, mereka tidak menggunakan penutup akuarium. Dan alhasil ikan channa nya melompat keluar akuarium. Setelah melompat biasanya ikan channa akan langsung bergerak mencari sumber air. Kalau pun tidak menemukan sumber air, ikan channa bisa mati kekeringan.


Beruntung kalau ikannya masih bisa ketahuan kita. Setelah kita menemukan ikan yang melompat keluar akuarium, jangan langsung dimasukkan ke dalam akuarium lagi. Sebab ikan yang habis melompat akan kesulitan mengambil nafas bila dimasukkan ke dalam air yang dalam.


Maka dari itu kita bisa menggunakan sebuah wadah lain, misalnya ember atau baskom. Dan kalau pun tidak ada wadah tersebut, maka kita bisa mengurangi volume akuarium sampai mendekati tubuh ikan ketika sedang di dasaran. Hal tersebut bertujuan agar ikan channa tidak mengalami kesulitan mengambil nafas ke permukaan air.


Setelah ikan channa dimasukkan ke dalam air yang rendah, kita pun bisa sambil menambahkan aerator atau pompa oksigen untuk menyuplai oksigen. Kalau pun tidak punya aerator tidak menjadi masalah. Sebab ikan channa masih bisa mengambil oksigen ke permukaan air, dan untuk memudahkannya maka kita beri air dengan volume rendah.


Setelah itu kita biarkan ikan tadi untuk beradaptasi sampai benar-benar pulih kembali. Dan pada saat pemulihan tidak perlu diberikan makan. Sebab mereka akan menolak makanannya atau lagi tidak nafsu makan.


Setelah ikan channa benar-benar pulih, maka kita bisa beri pengobatan menggunakan garam ikan. Tujuannya supaya untuk mencegah tumbuhnya jamur atau bakteri pada tubuh ikan yang lecet. Pemberian garam ikan pun bisa disesuaikan dengan volume airnya. Setelah diberi, kita tinggal ikan tersebut untuk beristirahat sampai keesokan harinya.


Keesokan harinya, kita pun sudah bisa untuk memberi makan ikan channa nya. Serta bisa mengganti air tadi dengan air yang baru. Untuk ketinggian volume airnya bisa disesuaikan seperti yang awal tadi. Jangan lupa untuk memberikan tutup akuarium agar ikan channa nya tidak melompat kembali.


Tutupnya pun bisa menggunakan kawat ram atau papan kayu. Dan yang terpenting jangan sampai ada lubang yang terbuka. Kalau mau lebih aman lagi, pada bagian atas penutup diberi ganjal (tambahan) bisa berupa batu, kayu, atau lainnya.


Seperti itulah beberapa cara penanganan bagi ikan channa yang melompat keluar akuarium. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.