Mengenal Ikan Tapah : Klasifikasi, Habitat, Morfologi, dan Manfaatnya

Mengenal Ikan Tapah : Klasifikasi, Habitat, Morfologi, dan Manfaatnya



Apakah kalian pernah mendengar nama ikan tapah? Pastinya ada sebagian orang yang merasa asing dengan ikan ini. Ikan tapah merupakan sejenis ikan air tawar yang dapat tumbuh mencapai panjang 2 meter dengan berat 35 kg. Tak jarang juga ikan tapah ini disebut sebagai ikan monster karena ukurannya.


Ikan ini tergolong ikan predator atau karnivora yang memakan ikan lain, udang, dan serangga. Namun sekarang ini keberadaannya mulai menurun dikarenakan habitatnya mulai berkurang dan adanya penangkapan ikan tapah sebagai konsumsi yang tidak diimbangi dengan pembudidayaan.


Pembudidayaan ikan tapah pun juga masih terbilang belum banyak dan masih mengandalkan penangkapan di alam untuk dijadikan ikan konsumsi. Selain itu ikan ini juga bernilai ekonomis, di Sumatra Selatan ikan tapah dijual dengan harga Rp 50 - Rp 90 per kilogram. Di daerah tersebut ikan tapah sering diolah menjadi pindang.


Pada kesempatan kali ini untuk mengenal lebih jauh tentang ikan tapah, maka pada tulisan ini akan disajikan klasifikasi sampai dengan manfaat dari ikan tapah. Yuk, Mari disimak !


1. Klasifikasi

  • Kerajaan : Animalia
  • Filum : Chordata
  • Kelas : Actinopterygii
  • Ordo : Siluriformes
  • Famili : Siluridae
  • Genus : Wallago

2. Habitat

Ikan Tapah dapat ditemukan di perairan sungai, danau, dan rawa-rawa. Mereka tersebar di wilayah Asia Selatan sampai Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri ikan ini dapat ditemukan di daerah Sumatra, Kalimantan, dan Papua.


Di daerah tersebut ikan tapah banyak dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi yang bernilai ekonomis. Untuk menangkap ikan tapah dapat menggunakan alat pancing, jala, atau ditombak. Biasanya ikan tapah yang berukuran besar terdapat di pedalaman hutan yang sedikit terjamah manusia.


Ikan tapah berkembang biak sekali dalam setahun saat musim hujan selama Mei sampai Agustus dengan puncaknya pada bulan Juni-Juli. Saat musim kawin, ikan ini akan bergerombol mencari pasangannya dan setelah cocok mereka akan kawin dan menghasilkan telur yang jumlahnya banyak.


3. Morfologi

Bentuk tubuh ikan tapah adalah pipih memanjang. Warnanya bervariasi dan pada bagian sirip punggung berwarna coklat keabu-abuan. Kepalanya berwarna keunguan. Pada tubuhnya terdapat corak garis-garis memanjang.


Kepalanya berukuran besar dan pada mulutnya terdapat kumis. Serta didalam mulut memiliki gigi besar dan rahang bagian bawah sedikit lebih panjang. Matanya kecil dan tepat berada di atas tingkat mulut dan tidak tertutup oleh kulit.


Ikan tapah tidak bersisik serta memiliki sirip punggung yang pendek dan tidak bertulang. Sirip bagian perut lebih kecil, sedangkan sirip dubur sangat panjang. Sirip samping cukup kuat dan bergerigi halus, serta memiliki insang yang berselaput. Sirip dubur dan ekor berwarna agak kehitaman.


4. Manfaat

Ikan tapah bermanfaat sebagai ikan konsumsi yang dapat dibuat menjadi berbagai macam olahan makanan yang digemari oleh masyarakat. Contohnya seperti pindang, pepes, gulai, dan lain-lain. Selain itu, ikan tapah juga bermanfaat bagi kesehatan.


Dikutip dari maranatha.al beberapa manfaat ikan tapah bagi kesehatan diantaranya adalah sebagai berikut

  1. Sumber kaya asam lemak dan protein
  2. Menjaga kesehatan jantung
  3. Memberikan energi bagi tubuh
  4. Mengatur kadar kolesterol
  5. Mendukung kesehatan psikologis
  6. Menjaga kesehatan pernapasan
  7. Mengobati insomnia
  8. Merawat kulit
  9. Kaya omega 3 yang baik bagi tubuh
  10. Memenuhi nutrisi bagi tubuh

Seperti itulah penjelasan mengenai ikan tapah. Semoga kedepannya kelestarian ikan tapah dapat terjaga dengan baik dan terhindar dari kepunahan. Serta kita semua masih bisa memanfaatkannya dengan diimbangi dengan pembudidayaan.


Demikianlah pembahasan kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.