Mengenal Ikan Keting : Klasifikasi, Habitat, Morfologi, dan Manfaatnya

Mengenal Ikan Keting : Klasifikasi, Habitat, Morfologi, dan Manfaatnya



Keting adalah sejenis ikan air tawar yang memiliki kumis di mulutnya dan juga terdapat patil di siripnya. Memang ikan keting ini masih satu keluarga dengan ikan lele yang sama-sama memiliki kumis. Namun bentuk dari keduanya mempunyai perbedaan yang mencolok, yaitu pada punggung ikan keting terdapat sirip lancip dan tidak sampai ekornya. Sedangkan pada ikan lele sirip punggungnya tidak lancip dan panjangnya sampai ekor.


Selain itu dalam pembudidayaannya ikan keting masih kalah populer dari ikan lele. Meskipun keduanya punya daging yang sama-sama enak. Entah kenapa kebanyakan masyarakat lebih menyukai ikan lele daripada ikan keting. Atau mungkin karena ikan lele yang dapat tumbuh besar dan pemeliharaannya cukup mudah dibandingkan ikan keting.


Benar saja memang untuk membudidayakan ikan keting paling cocok dibudidayakan di tambak dan air mengalir. Berbeda dengan ikan lele yang dipelihara dalam kolam keruh pun masih bisa tumbuh dengan baik dan juga makanannya mudah di dapat.


Untuk mengenal lebih dalam lagi tentang ikan keting, maka pada kesempatan kali ini akan disajikan klasifikasi, habitat, morfologi, dan manfaat dari ikan keting. Yuk, Mari disimak !


1. Klasifikasi :

  • Kerajaan : Animalia
  • Filum : Chordata
  • Kelas : Actinopterygii
  • Ordo : Siluriformes
  • Famili : Bagridae
  • Genus : Hemibagrus

2. Habitat

Ikan keting biasanya dapat ditemukan di sungai dan muara. Ikan ini lebih menyukai perairan yang memiliki air mengalir. Untuk persebaran ikan keting berada di kawasan Asia Tenggara sampai dengan India.


Di berbagai daerah di Indonesia penyebutan ikan keting juga beragam ada yang menyebut lundu, , kating, ndaringan, sengat, senggiringan, ririgi, kelibere dan lain-lain bergantung kepada spesies dan daerahnya.


3. Morfologi

Ikan keting mempunyai kepala berbentuk seperti ikan lele dan pada mulutnya juga terdapat kumis. Badan ikan keting berukuran sedang dengan mempunyai sirip punggung yang lancip. Sirip punggungnya tersebut panjangnya tidak sampai ekor.


Selain itu bentuk ekor dari ikan keting adalah bercabang dua. Biasanya ikan yang memiliki ekor bercabang dua adalah ikan yang tergolong perenang cepat. Serta warna tubuh dari ikan keting adalah berwarna coklat keabu-abuan.


Ikan keting ini tergolong ikan omnivora yaitu memakan apa saja yang mereka sukai, seperti cacing, lumut, dan sisa-sisa makanan. Saat ingin memegang ikan keting juga harus berhati-hati sebab ikan ini memiliki semacam patil atau sengat yang terletak di siripnya. Maka dari itu hindarilah memegang sirip keting ketika menyentuhnya, dan bisa menggunakan semacam kain bila ingin menyentuh bagian siripnya.


4. Manfaat

Untuk manfaat dari ikan keting ini tentunya cukup banyak, mulai dari sebagai konsumsi sampai juga manfaat bagi kesehatan. Berikut ini merupakan manfaat dari ikan keting bagi kesehatan :

  1. Mencegah Batu Empedu
  2. Membantu Penyembuhan Demam
  3. Mengurangi Gejala Tifus
  4. Mengobati Meningitis
  5. Mencegah Infeksi Saluran Kemih
  6. Mencegah Gizi Buruk
  7. Menjaga Kesehatan Kulit
  8. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
  9. Meningkatkan Kecerdasan Otak
  10. Membantu Meregenerasi Sel
  11. Mencegah Maag
  12. Mencegah Presbiopi
  13. Mengobati Belekan
  14. Menjaga Kesehatan Sistem Limbik
  15. Menambah Energi Bagi Tubuh

Demikianlah penjelasan mengenai ikan keting ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.