Kenali Penyebab Jamur Kapas pada Ikan Channa

Kenali Penyebab Jamur Kapas pada Ikan Channa

Jamur Kapas merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur, dan biasanya menyerang ikan pada bagian yang terdapat luka. Penyakit ini memiliki bentuk berupa jarum yang menempel kuat dengan bagian ujung atas terdapat semacam serabut kapas. Selain itu penyakit ini juga dapat menyebabkan luka membesar dan akhirnya semua bagian tubuh ikan juga terkena.


Jamur kapas ini mempunyai sifat menggerogoti tubuh inang sampai terkena semuanya. Misalnya ada ikan channa yang mengalami luka, kemudian setelah beberapa hari malah tumbuh jamur kapas. Kalau tidak segera ditangani, hal yang akan terjadi adalah jamur kapas akan menggerogoti luka tadi, dan menyebabkan luka bertambah besar sampai menyebar ke seluruh tubuh. Dan apa yang terjadi? Kalau seperti itu kemungkinan ikan tersebut bisa mengalami kematian.


Sungguh bahaya kan, apabila ikan kita terkena jamur kapas dan tidak segera ditangani bisa berdampak pada kematian ikan. Maka dari itu ketika ada ikan yang terserang jamur kapas, segera mungkin berikan penanganan yang baik. Untuk mengetahui apa saja penanganan yang diberikan, berikut adalah link cara mengatasi jamur kapas pada ikan channa maupun jenis ikan lainnya.


Baca Juga :
Cara Mengobati Jamur Kapas pada Ikan Channa

Namun, pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja faktor penyebab ikan channa bisa terserang jamur kapas. Untuk mengetahui lebih lanjut, kalian pun dapat menyimaknya pada tulisan berikut ini. Yuk, Mari disimak !


1. Kualitas Air



Ikan merupakan hewan yang tidak bisa terlepas dari air. Sebab air bagi ikan merupakan media hidup yang menentukan kelangsungannya. Dan dibalik air tentunya ada beberapa faktor yang menentukan hidup ikan. Salah satunya kualitas air. Apa itu kualitas air? Kualitas air merupakan kandungan di dalam suatu air yang menjadikan apakah air tersebut baik atau tidak.


Contohnya air comberan dengan air sumur. Dari kedua contoh tersebut kita dapat membedakan air mana yang mempunyai kualitas baik atau tidak. Silahkan kalian ambil kesimpulannya. Dan kembali lagi pada topik bahasan pertama. Air yang kita gunakan untuk memelihara ikan tentunya harus memiliki kualitas yang baik, misalnya tidak tercemar zat kimia, memiliki pH normal, dan memiliki kadar oksigen.


Nah, salah satu faktor ikan bisa terserang penyakit semacam jamur kapas bisa dipastikan kualitas air yang digunakan tidak baik. Namun jangan salah sangka dulu, sebab yang menyebabkan kualitas air bukan hanya darimana asal air tersebut.


Misalnya kita awalnya memelihara ikan channa menggunakan air sumur dan setelah itu memberinya rendaman daun ketapang kering agar pH normal. Namun kenapa masih bisa terserang jamur kapas, padahal air yang digunakan memiliki kualitas baik.


Tunggu dulu, ikan channa yang awalnya dipelihara dalam air berkualitas baik kan juga butuh makan. Dari makanan tersebut bisa jadi tidak steril, serta juga kotoran yang dihasilkan ikan channa. Dari kotoran tersebut mampu mempengaruhi kualitas air dan tentunya akan terlihat perbedaan warna airnya. Yang awalnya jernih kekuningan, setelah beberapa hari menjadi keruh kekuningan.


Dari sini dapat disimpulkan bahwa air memiliki kualitas tidak baik akibat bercampur dengan kotoran ikan, dan akan mendatangkan berbagai macam mikroorganisme jahat maupun baik. Diantara mikroorganisme tersebut terdapat jamur yang menyebabkan penyakit jamur kapas. Maka dari itu kuncinya adalah mengganti air yang digunakan secara berkala. Minimal apabila sudah terlihat keruh segeralah diganti.


2. Makanan Ikan



Karena Ikan Channa merupakan ikan predator, tentu makanannya berupa pakan dari alam. Meskipun diberi pakan buatan semacam pelet masih bisa. Tapi kebanyakan ikan channa enggan memakan pakan buatan kalau belum terbiasa. Jadi pilihannya, mau tidak mau harus memberi makan berupa pakan dari alam, seperti cacing, ikan, jangkrik, kodok, dan lain-lain.


Apakah pakan tersebut baik diberikan kepada ikan channa? Bisa dikatakan pakan tersebut baik, namun yang diberikan merupakan pakan yang steril. Artinya tidak terkontaminasi oleh zat-zat lain. Misalnya kita mencari cacing di tempat kotoran sapi atau di tempat pembuangan kamar mandi (peceren). Memang di tempat tersebut banyak ditemukan cacing, dan saya pun pernah mencari di tempat tersebut.


Kita pun tidak tahu apakah cacing tersebut dalam kondisi steril atau tidak. Kalau seperti itu, jangan langsung memberikan cacing ke ikan channa nya. Sebelum itu kita bisa mencucinya menggunakan air mengalir, bisa air keran. Kalaupun hal tersebut tidak dilakukan, bisa jadi makanan ikan yang tidak steril merupakan faktor penyebab ikan terserang jamur kapas atau penyakit lainnya.


3. Suhu Air



Ketika ikan channa terserang jamur kapas, apakah suhu air dalam akuarium kalian rendah? Kalaupun iya, berarti cukup wajar. Sebab jamur kapas dan beberapa mikroorganisme penyebab penyakit lainnya mudah tumbuh dan berkembang pada suhu rendah. Dan sebaliknya, mereka tidak dapat bertahan hidup pada suhu tinggi.


Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut bisa menggunakan bantuan heater. Heater merupakan alat pengatur suhu air di akuarium. Cara menggunakannya yaitu dengan mengatur suhunya antara 32 - 34°C . Dipastikan dalam kondisi suhu air tersebut, jamur kapas dan mikroorganisme penyebab penyakit lainnya mati.


4. Ikan Mengalami Luka



Perlu diketahui bahwa kebanyakan ikan channa yang terserang jamur kapas merupakan ikan yang mengalami luka pada bagian tubuhnya. Dan jarang sekali bagi ikan yang tidak terdapat luka terserang jamur kapas. Oleh karena itu ketika ikan mengalami luka, segeralah untuk memberikan penanganan kepadanya. Caranya bisa memberikan garam ikan, atau menggunakan heater untuk menaikkan suhunya sekitar 32-34°C.


Tujuannya supaya mencegah tumbuhnya jamur kapas pada bagian yang mengalami luka. Khasiat dari garam ikan yang anti bakteri dan jamur, serta suhu air yang tinggi mampu mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur. Sebab dalam kondisi suhu tinggi, jamur dan bakteri tidak dapat tumbuh dan berkembang. Maka dipastikan jamur dan bakteri akan mati serta tidak akan kembali lagi.


5. Kotoran Ikan



Dari yang awalnya kita menggunakan air bersih untuk memelihara ikan channa. Namun seiring berjalannya waktu, air tersebut berubah menjadi keruh yang disebabkan oleh kotorannya. Tak cuma warna airnya saja yang berubah, tapi dari kotoran tersebut dapat mendatangkan beberapa mikroorganisme baik maupun jahat. Diantara mikroorganisme tersebut terdapat jamur yang menyebabkan tumbuhnya jamur kapas. Oleh karena itu, rutinlah mengganti air yang sudah terlihat keruh. Dan setelah mengganti airnya berilah rendaman daun ketapang kering untuk menormalkan pH air.


Seperti itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab jamur kapas pada ikan channa. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.