Kenali 5 Jenis Ikan yang Melakukan Migrasi

Kenali 5 Jenis Ikan yang Melakukan Migrasi


Migrasi merupakan perpindahan tempat dari yang semula berada di tempat tinggalnya kemudian berpindah ke tempat lain. Dalam dunia hewan umumnya migrasi dilakukan untuk mencari makan ke tempat baru, berkembang biak, dan menghindari iklim, cuaca, dan musim yang sedang terjadi di tempat tinggalnya.


Hewan yang paling umum melakukan migrasi adalah burung. Memang banyak sekali jenis burung yang melakukan migrasi ke tempat lain. Entah itu berkembang biak atau mencari makan. Karena kemampuan burung yang bisa terbang jauh, maka tak heran migrasinya pun juga cukup jauh. Ada yang bermigrasi dari bumi bagian utara ke bumi bagian selatan atau sebaliknya.


Namun bagaimana dengan ikan, apakah ikan juga melakukan migrasi? Tentunya ada beberapa jenis ikan yang melakukan migrasi. Migrasi ikan biasanya dilakukan untuk berkembang biak. Ada yang tinggal di laut kemudian migrasi ke sungai untuk berkembang biak dan sebaliknya.


Apakah kalian tahu jenis ikan apa saja yang melakukan migrasi? Kalau pun belum tahu, maka pada kesempatan kali ini akan disajikan beberapa jenis ikan yang melakukan migrasi. Dan kalian pun dapat menyimaknya pada tulisan berikut ini. Mari, disimak !!


1. Ikan Salmon



Ikan Salmon memiliki siklus hidup yang unik, yaitu lahir di sungai dan hidup di laut. Salmon dewasa akan melakukan migrasi dari laut ke sungai untuk bertelur. Selama melakukan migrasi terkadang membuat ikan salmon mengalami penurunan berat badan. Dikarenakan selama perjalanan migrasi yang bahkan berjarak 1000 km dengan melawan arus sungai, ikan salmon tidak makan dan hanya memanfaatkan cadangan lemak di tubuhnya.


Setelah ikan salmon sampai ke tempat mereka dilahirkan, kemudian akan melakukan pemijahan dengan membuat cekungan di dasar sungai. Lalu ikan betina akan mengeluarkan telurnya yang bahkan bisa mencapai jutaan. Setelah telur keluar semuanya, barulah ikan jantan akan mengeluarkan sperma untuk memijahi telur tersebut. Dan setelah dilakukan pemijahan terkadang telur-telur tersebut akan ditutupi menggunakan kerikil oleh induk salmon.


2. Ikan Kakap Putih



Ikan Kakap Putih atau dikenal juga dengan nama Ikan Baramudi merupakan ikan yang hidup di laut. Namun ada hal unik dari ikan ini, yaitu saat melakukan perkembangbiakan mereka akan pergi menuju ke sungai untuk bertelur. Biasanya hal tersebut dilakukan ketika musim hujan tiba, dimana debit air mengalami kenaikan.


Setelah sampai di sungai yang menjadi tujuannya, ikan kakap putih akan mengeluarkan telurnya. Setelah telur-telur menetas, anakan ikan ini akan tinggal sementara di sungai sampai masa juvenil. Setelah mencapai umur juvenil, ikan kakap putih akan melakukan migrasi ke laut dan tinggal di dalamnya sampai masanya kawin tiba untuk kembali lagi ke sungai.


3. Ikan Sidat



Ikan Sidat sekilas memiliki bentuk yang mirip dengan belut. Hanya saja sidat memiliki sepasang sirip di dekat insangnya. Apakah kalian tahu bahwa ikan sidat ini juga melakukan migrasi, yaitu pergi ke laut untuk melakukan perkembangbiakan. Selama berada di laut ikan sidat akan mengeluarkan telur-telurnya dan dibiarkan menetas di laut.


Setelah telur menetas, ikan sidat yang masih kecil akan tinggal dan mencari makan sementara di laut. Setelah mereka berumur juvenil, ikan sidat akan menuju ke sungai untuk menghabiskan masa hidupnya sampai masanya kawin tiba dan akan kembali lagi ke laut untuk berkembang biak.


4. Ikan Bandeng



Mungkin kita tidak asing lagi dengan jenis ikan satu ini, ya memang mereka kerap kali dijadikan sebagai ikan konsumsi yang banyak diminati. Ikan bandeng merupakan ikan yang hidup di air payau atau pertemuan air laut dan air sungai. Namun ada hal unik dari ikan ini saat melakukan perkembangbiakan, yaitu ketika ikan bandeng ingin bertelur, mereka akan pergi menuju ke perairan laut dangkal.


Di tempat tersebut ikan bandeng akan mengeluarkan telur-telurnya yang bahkan bisa sampai jutaan. Setelah telur menetas, ikan bandeng yang masih berumur kecil akan tinggal sementara di tempat tersebut. Seiring berjalannya waktu sampai umur juvenil, ikan bandeng akan bermigrasi ke air payau di pertemuan laut dan sungai.


5. Ikan Bulan-Bulan



Ikan Bulan-Bulan atau dikenal juga dengan nama ikan tarpon merupakan ikan yang dapat hidup di air laut dan air tawar. Masa dewasa ikan bulan-bulan banyak dihabiskan di air tawar, sementara masa mudanya berada di air laut. Begitu juga saat ikan ini akan melakukan perkembangbiakan, ketika itu ikan bulan-bulan yang sudah siap bertelur akan pergi ke laut untuk bertelur.


Setelah berhasil bertelur di laut, induk ikan bulan-bulan akan membiarkan telurnya menetas di laut. Setelah telur menetas, anakan ikan ini akan menghabiskan masa sementaranya sampai juvenil di perairan laut. Setelah menginjak masa juvenil, ikan ini akan bermigrasi ke air tawar atau sungai-sungai untuk menghabiskan masa dewasanya sampai kembali lagi ke laut untuk bertelur.


Itulah beberapa jenis ikan yang melakukan migrasi. Serta dari sebagian besar ikan yang melakukan migrasi tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu melakukan perkembangbiakan. Ada yang tinggal di laut kemudian berkembang biak di sungai, begitu juga sebaliknya yang hidup di sungai melakukan migrasi ke laut untuk berkembang biak.


Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.