Jenis Penyakit yang Kerap Menyerang Ikan Channa Maru


Channa Maru merupakan sejenis ikan gabus yang sekarang ini mulai naik peminatnya. Banyak yang memelihara ikan ini karena mempunyai bentuk dan warna yang menawan. Dan tak hanya itu saja, ikan channa maru juga mempunyai tingkah laku yang agresif saat didekatkan dengan kaca. Selain itu ikan ini juga dapat diajak berinteraksi saat kita akan memberikan makan.

Gerakannya yang anggun ditambah motif sisik bunganya yang indah menambah kesan mewah ikan ini. Sekarang ini ikan channa maru banyak diburu oleh para penghobi ikan predator untuk dijadikan koleksi. Harganya pun cukup tinggi, mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah.


Mungkin di daerah Kalimantan dan Sumatra yang menjadi habitat ikan channa maru, tak jarang ikan ini dijadikan sebagai konsumsi. Namun ketika ikan ini berada di daerah yang bukan habitatnya, harganya pun cukup tinggi. Salah satunya di Jogja yang kerap kali mengadakan lomba channa maru.


Namun dibalik semua kemewahan dan keindahan ikan channa maru, terkadang ada juga beberapa masalah yang dialami saat memeliharanya. Salah satunya terserang penyakit. Dan rasanya pun sedikit sebal bercampur rasa sedih ketika ikan kesayangan kita terserang penyakit.


Namun apakah kalian tahu apa saja penyakit yang kerap menyerang ikan channa maru. Kalaupun belum, maka pada kesempatan kali ini akan disajikan beberapa jenis penyakit yang kerap menyerang ikan channa maru. Yuk, Mari disimak !


1. White Spot

White Spot merupakan penyakit yang biasanya menyerang pada bagian sirip channa maru. Ketika sirip terkena penyakit ini akan terlihat seperti ditempeli bintik - bintik putih. Meskipun terlihat sepele, namun apabila dibiarkan saja dan tidak segera diobati maka bisa menyebabkan penyakit white spot tersebut menyebar ke semua bagian sirip. Dan berdampak pada ikan channa maru, seperti ikan menjadi stress, hilang nafsu makan, dan bahkan bisa berdampak kematian.


2. Jamur Kapas

Penyakit jamur kapas biasanya menyerang saat ikan channa maru mengalami luka pada tubuhnya. Dan penyakit ini akan menempel di bagian yang mengalami luka. Bentuknya seperti jarum yang di ujungnya seperti serat kapas. Serta penyakit ini cukup berbahaya apabila dibiarkan saja, dampaknya pun tak main - main.


Yaitu yang awalnya pada tubuh ikan channa terdapat luka kecil yang malah terserang jamur kapas, ketika dibiarkan lama kelamaan luka tersebut akan membesar dan menyebar ke bagian tubuh lain. Istilahnya jamur kapas ini akan menggerogoti tubuh ikan channa sedikit demi sedikit sampai semuanya terkena jamur kapas dan akhirnya bisa berdampak kematian.


3. Sisik Nanas

Sisik Nanas atau Dropsy merupakan penyakit yang menyerang pada bagian sisik ikan. Penyakit ini disebabkan oleh tersumbatnya cairan dalam tubuh yang disebabkan infeksi parasit, bakteri, atau jamur. Gejalanya berupa sisik ikan channa maru akan mekar dan perutnya tampak buncit. Selain itu saat ikan channa maru terserang penyakit ini, mereka akan terlihat kesulitan berenang dan memilih berdiam di dasar akuarium. Dan lama kelamaan bisa membuat channa maru menjadi stress, hilang nafsu makan, dan bisa berdampak kematian.


4. Pop Eye

Pop Eye merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur yang menyerang pada bagian mata. Gejalanya berupa terjadinya pembengkakan pada bagian mata ikan dan mata mau menyembul ke luar. Biasanya ikan channa maru yang terkena penyakit ini akan sedikit sulit mengendalikan keseimbangan saat berenang. Selain itu apabila ikan yang terkena penyakit pop eye dibiarkan saja dan tidak segera diobati akan menimbulkan cacat permanen. Dan kemungkinan bisa membuat mata ikan menurun fungsinya.


5. Fin Rot

Fin Rot atau juga bisa disebut busuk sirip merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau jamur yang menyerang pada bagian sirip. Dan sirip ikan channa maru yang terserang penyakit ini akan mengkerut serta tidak bisa dimekarkan. Sehingga menyebabkan gangguan saat ikan ingin berenang. Misalnya pergerakannya jadi terbatas, sulitnya menyeimbangkan tubuh ketika berenang, dan bisa juga menyebabkan ikan hilang nafsu makan. Terkadang penyakit ini juga akan membuat pertumbuhan sirip menjadi cacat dan tidak rapi.


6. Mata Kabut

Mata Kabut biasanya terjadi karena infeksi bakteri pada bagian kornea mata ikan. Penyebabnya bisa karena kualitas air yang kurang baik, dan makanan yang tidak steril. Gejalanya berupa warna mata yang memudar dan keputihan. Warna putih tersebut terjadi karena adanya bakteri yang menempel pada bagian kornea mata. Apabila penyakit ini dibiarkan dan tidak segera diobati akan menyebabkan turunnya fungsi penglihatan ikan dan bahkan bisa menyebabkan kebutaan. Dan kalau sudah seperti itu, ikan akan kesulitan berenang dan menurunnya nafsu makan.


Itulah beberapa jenis penyakit yang kerap menyerang ikan channa. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.