Cupang Multicolour, Ikan Cantik yang punya Beragam Warna

Cupang Multicolour, Ikan Cantik yang punya Beragam Warna


Ikan cupang dikenal sebagai ikan yang agresif terhadap sesama jenisnya. Namun hal tersebut malah menjadi daya tarik tersendiri bagi ikan cupang. Terkadang saat dalam keadaan agresif, ikan cupang akan mengembangkan insang, sirip, dan ekornya. Pada saat itu memang terlihat indah dan menawan. Siapapun yang memandangnya pasti akan terkesima.


Ikan cupang yang punya beragam warna memang sangat cantik. Salah satunya cupang multicolour. Ikan cupang multicolour dikenal dengan keragaman warna pada tubuhnya. Siapa yang tak terkesima dengan keindahan tersebut, pasti semua akan kagum bagaimana bisa dalam satu ekor ikan cupang bisa punya beragam warna.


Ikan cupang multicolour sebenarnya adalah ikan cupang dari hasil kawin silang dari berbagai jenis cupang. Cupang yang punya warna berbeda dikawinkan dengan cupang yang punya warna berbeda pula. Akhirnya lahirlah anakan cupang yang memiliki warna beragam dari turunan induknya.


Cupang dengan warna multicolour ini juga banyak diminati oleh para penghobi ikan cupang. Bisa dibilang harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi. Semuanya tergantung dari keragaman warna dan coraknya. Ikan yang punya warna mencolok dan beragam memiliki harga yang relatif tinggi.


Nah, untuk mendapatkan ikan cupang multicolour yang sehat dan cantik, tentunya juga diiringi dengan perawatannya. Berikut tips merawat cupang multicolour supaya tetap memiliki warna yang bagus, cantik, dan sehat.


1. Memberi rendaman daun ketapang

Sudah dipercaya sejak lama bahwa daun ketapang cukup ampuh dalam hal perawatan ikan cupang. Selain dapat mengobati penyakit yang menyerang ikan. Ternyata daun ketapang dapat membantu menormalkan pH air dan meningkatkan warna pada ikan cupang.


Cara melakukannya adalah dengan memberikan beberapa lembar daun ketapang kering ke dalam wadah ikan cupang. Atau kita juga bisa mengekstrak daun ketapang kering menggunakan ember selama beberapa hari. Kemudian setelah jadi kita tinggal mengambil air hasil rendaman daun ketapang tersebut.


2. Memberi garam ikan

Sama halnya daun ketapang kering, garam ikan juga umum digunakan dalam hal pengobatan ikan. Selain itu, garam ikan juga punya khasiat dalam menstabilkan warna pada ikan cupang. Garam ikan juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh cupang agar tidak rentan terserang penyakit.


Cara melakukan pemberian garam ikan bisa diukur sesuai dosisnya. Bila ikan cupang dipelihara dalam soliter ukuran 20 cm × 20 cm. Maka kita dapat menggunakan dosis garam ikan sebanyak setengah sendok teh. Waktu pemberiannya pun cukup sekali, yaitu setelah melakukan pergantian air.


3. Menjemur di pagi hari

Cara ini biasa dilakukan oleh para peternak cupang yang ingin agar warna ikan cupang cepat mengalami mutasi atau perubahan warna. Selain itu penjemuran ikan cupang juga bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya. Ketika dijemur, air yang digunakan untuk memelihara cupang akan mengalami kenaikan suhu. Hal tersebut dapat menjadi hal positif, karena suhu air yang naik akan mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri.


Waktu penjemuran yang pas dapat dilakukan saat pagi hari, sekitar jam 8 sampai 10 pagi. Durasi penjemurannya pun tidak boleh terlalu lama, paling sekitaran 15 - 20 menitan. Atau kalau sudah terlihat tanda-tanda ikan cupang tidak nyaman dengan penjemuran. Maka kita segera untuk meneduhkannya agar ikan cupang merasa nyaman kembali.


4. Berikan pakan bergizi

Kunci utama dalam pertumbuhan ikan cupang terletak pada makanannya. Makanan yang diberikan kepada ikan cupang juga berpengaruh terhadap perkembangannya. Contohnya seperti peningkatan ukuran tubuh, perubahan warna, dan kesehatan ikan. Untuk pakan bergizi yang bisa diberikan diantaranya adalah jentik nyamuk, kutu air, cacing sutra, artemia, cacing darah, pelet cupang, dan sebagainya.


Dalam pemberian pakan pun tidak perlu berlebihan, cukup berikan secukupnya saja. Untuk waktu pemberian pakan yang ideal dapat dilakukan pada pagi hari dan sore hari.


5. Pilih wadah yang sesuai

Ikan cupang memiliki daya tahan hidup yang cukup tinggi, yaitu mampu bertahan hidup dalam kondisi air beroksigen terlarut rendah. Sebab ikan cupang punya kemampuan mengambil oksigen langsung ke permukaan air. Adanya kemampuan tersebut, maka tak heran kita sering menemukan para penjual ikan cupang yang menempatkan ikannya di wadah yang kecil. Namun ikan cupang tersebut masih bisa bertahan dan sehat-sehat saja.


Untuk pemilihan wadah yang tepat bagi ikan cupang, yaitu wadah yang tidak terlalu besar. Contohnya seperti ditempatkan pada soliter ukuran 20 cm × 20 cm. Dalam ukuran tempat tersebut, ikan cupang sudah merasa nyaman dan mudah beradaptasi.


6. Mengganti air secara berkala

Hal ini perlu diperhatikan bagi siapa saja yang memelihara ikan cupang maupun ikan lainnya. Memang pergantian air sangat perlu dilakukan untuk membuat ikan cupang merasa nyaman dan lebih kebal terhadap penyakit. Karena air keruh yang bercampur kotoran serta sisa makanan dapat memunculkan bibit-bibit jamur dan bakteri penyebab penyakit.


Maka dari itu pergantian air disarankan dilakukan secara rutin. Minimal ketika air sudah terlihat keruh, maka segeralah mengganti airnya dengan yang bersih. Keruh disini dalam artian bukan warna airnya yang tidak bening, namun sudah bercampur dengan kotoran dan sisa-sisa makanan. Namun kalau warna air berubah karena disebabkan oleh rendaman daun ketapang atau obat lainnya, hal itu tidak perlu segera diganti. Kalau ingin menggantinya bisa dilakukan setelah airnya terkontaminasi dengan kotoran ikan cupang.


Itulah beberapa penjelasan mengenai ikan cupang multicolour dan perawatannya. Cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.