Coba! 10 Pakan Burayak Cupang Terbaik yang Bisa Dijadikan Pilihan

Coba! 10 Pakan Burayak Cupang Terbaik yang Bisa Dijadikan Pilihan

Budidaya ikan cupang sekarang ini sudah mulai menjamur dan tersebar luas di Indonesia. Dalam kegiatan budidaya tersebut pasti terjadi kegiatan pemijahan ikan cupang yang bertujuan untuk menghasilkan bibit-bibit cupang yang nantinya bisa dibesarkan. Namun untuk membesarkan anakan atau burayak cupang diperlukan juga pakan yang baik bagi burayak cupang.


Apa saja pakan baik tersebut? Untuk mengetahui lebih lanjut, maka pada kesempatan kali ini sudah kami rangkum beberapa pakan untuk burayak cupang yang bisa kalian coba.


Berikut pakan burayak cupang terbaik yang bisa dicoba


1. Artemia



Artemia ini merupakan binatang kecil dari golongan udang yang dapat dijadikan pakan larva ikan. Mereka berhabitat di laut, namun sekarang ini sudah mulai ada yang mengkultur artemia menggunakan botol di rumah. Dengan begitu untuk mendapatkan artemia tidak terlalu sulit. Sebab artemia sudah banyak yang menjualnya, baik dalam bentuk kemasan kering atau masih hidup.


Bagi burayak cupang, artemia merupakan salah satu pakan yang punya kandungan nilai gizi tinggi. Selain itu pemberian burayak dengan artemia dapat mempercepat tumbuhnya dan menghasilkan ikan cupang berwarna cerah.


2. Kutu air



Kutu air memang sudah umum sekali dijadikan sebagai pakan burayak cupang, contohnya Dapnia Magna dan Dapnia Monia. Kutu air tersebut cocok diberikan kepada burayak cupang maupun ikan cupang yang sudah dewasa. Kandungan gizinya pun sangat banyak.


Untuk mendapatkan pakan tersebut juga cukup mudah. Sekarang sudah ada yang menjualnya online, atau bisa juga datang ke peternak kutu air. Selain itu kita juga bisa mencari sendiri kutu air di sekitar parit sawah, rawa-rawa, dan kolam.


3. Cacing sutra



Cacing sutra memiliki bentuk layaknya cacing pada umumnya, namun cacing sutra memiliki ukuran yang sangat kecil. Karena ukurannya tersebut, maka sangat cocok untuk dijadikan sebagai pakan burayak cupang. Mereka berhabitat di sekitar selokan kecil dan parit sawah. Saat memberikan pakan dengan cacing sutra dianjurkan untuk mensterilkan terlebih dahulu. Caranya dengan mencuci cacing sutra tersebut menggunakan air bersih.


Sebab dengan dicuci, kuman yang menempel pada cacing sutra bisa hilang semua dan tidak akan menyebabkan burayak terserang penyakit. Atau kalau ingin mendapatkan cacing sutra yang bersih, kita bisa membelinya di peternak cacing sutra dengan metode air. Biasanya cacing sutra yang diternakkan dengan metode air akan lebih bersih daripada dengan metode lumpur.


4. Jentik nyamuk



Jentik nyamuk merupakan larva nyamuk yang hidup di air. Meskipun sering dibasmi dan keberadaannya mengganggu, ternyata jentik nyamuk dapat dijadikan sebagai pakan burayak cupang maupun cupang dewasa. Kandungan gizinya pun juga cukup tinggi. Untuk mendapatkannya kita bisa membuat genangan air dengan rendaman beras di rumah. Tempatkan wadah tersebut di tempat yang gelap dan tersembunyi. Tunggulah beberapa hari pasti akan ada jentik nyamuk yang datang.


Saat memberikan kepada burayak cupang atau cupang dewasa dianjurkan untuk membersihkannya dengan air bersih dahulu. Supaya jentik tersebut aman diberikan dan tidak menimbulkan penyakit. Atau kalau tidak mau ribet, kita bisa mendapatkannya di penjual jentik nyamuk yang sudah dibersihkan.


5. Cacing darah



Meskipun namanya cacing darah, ternyata binatang tersebut merupakan larva nyamuk penghisap nektar Chironomus. Memang bentuknya hampir mirip cacing kemerahan, maka tak heran disebut cacing darah. Bagi burayak ikan cupang, cacing darah merupakan pakan yang bergizi kaya akan protein. Selain itu, pemberian pakan tersebut dapat meningkatkan warna pada ikan cupang dan mempercepat pertumbuhannya.


Untuk mendapatkan cacing darah, kita bisa membelinya ke penjual cacing darah. Dan sudah tersedia online di toko olshop maupun grup jual beli. Biasanya para penjual memasarkannya dalam kondisi beku. Dalam kondisi tersebut cacing darah dapat digunakan dalam waktu lama.


6. Infusoria



Infusoria merupakan binatang kecil seperti plankton yang berukuran sangat kecil. Untuk mendapatkannya bisa dibuat sendiri atau membelinya di penjual infusoria. Untuk cara membuatnya sendiri bisa menggunakan sayuran kol yang direndam dalam wadah berisi air. Letakkan wadah tersebut di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tunggulah sampai sekitar 3 hari.


Setelah itu akan muncul seperti butiran putih-putih yang bergerak gerak. Tandanya itu adalah pembuatan infusoria telah berhasil. Cara memberikan kepada burayak cupang bisa menggunakan pipet atau sendok. Berikan secukupnya saja. Dan perlu diketahui infusoria hanya akan bertahan sampai kol tersebut habis dimakannya.


7. Kuning telur



Kuning telur yang digunakan merupakan telur ayam atau telur unggas lainnya. Sebelum diberikan ke burayak cupang, kita harus merebus telur terlebih dahulu. Setelah itu ambil kuning telurnya dan berikan kepada burayak cupang. Kandungan gizi pada kuning telur dapat mempercepat proses pertumbuhan burayak cupang.


Namun ada sedikit kekurangan pakan kuning telur tersebut, yaitu membuat air yang digunakan untuk memelihara burayak menjadi lebih cepat keruh. Meskipun kita masih bisa mengganti airnya, tetapi cukup sulit untuk memindahkan burayak cupang yang masih berukuran kecil.


8. Vinegar eels



Vinegar eels ini mempunyai bentuk seperti belut, namun ukurannya sangat kecil mirip benang-benang putih. Kalau di Indonesia vinegar eels ini juga disebut belut cuka, sebab habitat hidupnya di air asam. Memang untuk membudidayakan belut cuka dibutuhkan bantuan air cuka. Tapi tenang saja bagi yang tidak mau repot-repot membudidayakannya.


Sekarang vinegar eels sudah banyak dijual online sebagai pakan burayak cupang. Kandungan nutrisinya pun juga terbilang tinggi. Karena ukurannya yang lembut serta kecil, sangat cocok sekali diberikan kepada burayak ikan cupang yang masih berukuran kecil.


9. Ulat Belimbing



Mungkin bagi seorang pemancing ikan wader sudah tidak asing lagi dengan ulat belimbing. Memang ulat belimbing dapat dijadikan sebagai umpan mancing maupun diberikan kepada burayak cupang. Ulat belimbing memiliki ukuran kecil berwarna putih, biasanya dapat ditemukan pada buah belimbing yang sudah busuk.


Namun jangan salah, meskipun berukuran kecil, nyatanya ulat belimbing memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Ulat tersebut sebenarnya merupakan larva dari lalat buah yang hinggap pada buah belimbing. Pemberian pakan ulat belimbing dapat dilakukan sebagai selingan dari pakan burayak lainnya.


10. Telur semut



Telur semut dapat dijadikan sebagai pakan alternatif bagi burayak cupang. Bentuknya yang kecil-kecil sangat cocok diberikan ke burayak cupang. Selain diberikan ke burayak cupang, ternyata telur semut dapat diberikan ke cupang dewasa. Kandungan gizi dalam telur semut juga dipercaya cukup tinggi, dan mampu mempercepat mutasi warna pada ikan cupang.


Untuk mendapatkannya kita bisa membeli di penjual pakan. Biasanya harga yang dibanderol juga cukup terjangkau. Kita pun bisa membelinya secara eceran untuk menghemat agar telur semut tidak cepat membusuk. Biasanya telur semut disimpan dalam wadah kering seperti kertas koran atau toples.


Itulah beberapa jenis pakan terbaik untuk burayak cupang yang bisa kalian coba. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.