Cara Mudah Menanam Kangkung di Rumah tak perlu biaya mahal


Menanam kangkung merupakan aktivitas yang bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan seorang pemula pun masih bisa untuk mencoba memulai menanam kangkung sendiri. Kangkung merupakan tanaman yang mempunyai batang berongga dan daunnya berwarna hijau. Biasanya habitat hidup kangkung berada di sekitaran tempat yang terdapat airnya.


Kangkung sendiri mempunyai dua jenis, yaitu kangkung darat dan kangkung air. Di pasaran, kangkung darat biasanya paling banyak ditemukan dibanding kangkung air. Karena dari sisi penanamannya, kangkung darat lebih efektif dan mudah dilakukan. Tidak harus menyediakan air untuk menanamnya, cukup ditanam di tanah sudah bisa tumbuh subur.


Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tips yang tepat untuk menanam kangkung darat. Oke, langsung saja kita mulai.


1. Persiapan Benih

Pada tahap pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan benih yang nantinya akan kalian gunakan untuk ditanam. Pemilihan benih kangkung dapat dilakukan dengan melalui dua cara, yaitu benih yang didapat dari biji kangkung dan dari menanam potongan akar serta batang kangkung.


Pilihlah biji kangkung yang mempunyai indukan unggul atau bisa memperolehnya di tempat yang sudah terpercaya, bisa di toko pertanian. Kalaupun di tempat kalian jauh dari toko pertanian, kalian bisa menggunakan tanaman kangkung bekas potongan yang disisakan akar dan batangnya. Pilihlah yang bentuknya bagus dan bebas dari hama.


Setelah selesai memilih benih yang akan ditanam, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan lahan tanam.


2. Persiapan Lahan Tanam

Proses penyiapan lahan tanam dapat menggunakan lahan 3×1 meter atau mungkin tempat kalian memiliki lahan yang minim, kalian bisa menanam kangkung dalam pot atau polybag. Meskipun ditanam di lahan minim, hasilnya pun sama asalkan dirawat dengan baik.


Setelah itu persiapkan campuran pupuk organik, bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos. Pupuk tersebut dicampur dengan tanah yang akan digunakan untuk menanam kangkung. Campurkan sampai merata agar didapatkan kesuburan tanah yang maksimal.


Kalau menggunakan pot atau polybag, kalian bisa memasukkan campuran tanah dan pupuk tadi ke dalamnya. Saat mengisinya pun jangan terlalu penuh dan sisakan seperempat bagian untuk tempat menyiram tanamannya.


Setelah semuanya selesai, langkah selanjutnya adalah menanam kangkung pada lahan tanam atau media tanam.


3. Proses Penanaman

Setelah kalian menyelesaikan langkah di atas, langkah selanjutnya adalah menanam kangkung pada lahan yang sudah disiapkan. Apabila kalian menggunakan biji kangkung untuk benihnya, kalian bisa langsung menebar benihnya secara berjajar. Dan memberinya jarak kira-kira 5-10 cm. Agar nantinya tanaman kangkung saat tumbuh tidak berdempetan dan bisa tumbuh dengan baik.


Cara tersebut bisa juga dilakukan apabila kalian menggunakan tanaman kangkung yang disisakan akar dan batangnya. Sedangkan untuk kalian yang menggunakan pot atau polybag, kalian bisa memberi lubang pada tanah bagian tengah dari pot atau polybag.


Setelah itu masukkan biji kangkung atau tanaman kangkung yang disisakan akar dan batangnya. Kemudian tinggal ratakan kembali dengan tanah dan siramlah dengan air secukupnya. Tempatkanlah tanaman tersebut ditempat yang mendapat sinar matahari yang cukup.


4. Perawatan Tanaman

Pada tahap ini, kalian akan melakukan perawatan tanaman setelah menyelesaikan ketiga langkah diatas. Untuk perawatan tanaman kangkung dapat dikatakan mudah dilakukan oleh siapa saja.


Kalian cukup memberinya air secara berkala dan memastikannya mendapatkan sinar matahari yang cukup. Apabila tanaman kangkung terserang hama, kalian tinggal menyemprotnya menggunakan obat anti hama yang bisa didapatkan di toko pertanian, atau kalian juga bisa langsung memotong bagian tanaman yang terserang hama agar tidak menyebar kebagian yang lain.


Untuk mengetahui perkembangan tanaman kangkung, maka kalian harus mengeceknya secara berkala dan perhatikan apakah tanaman kangkung tumbuh dengan baik atau mungkin sebaliknya. Kalau tanaman kangkung sudah dipastikan tumbuh dengan baik, kalian tinggal menunggu masanya panen dan jangan lupa tetap berikan perawatan secara berkala.


5. Pemanenan

Setelah semua langkah di atas selesai, kalian bisa menunggu masanya panen yaitu sekitar 30-45 hari dari masa penanaman. Cara memanennya pun ada dua cara, yaitu dengan mencabut tanaman kangkung atau juga bisa memotong batang tanaman kangkung.


Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau kalian mencabutnya, kalian tidak akan memanen yang kedua kalinya dan harus memulai dari pemilihan bibit kembali. Namun, hasil kangkung yang dihasilkan lebih bagus dan berkualitas.


Sedangkan kalau kalian memotong batang tanaman kangkung, kalian akan memanennya bisa berkali-kali tanpa harus memilih bibit kembali. Namun, untuk kangkung yang dihasilkan selanjutnya akan mengalami penurunan kualitas dari hasil pemanenan pertama.


Semua cara tersebut dapat disesuaikan sesuai pilihan kalian, mana yang termasuk kalian paling efektif dapat dicoba. Atau juga bisa mempraktekkan keduanya.


Selamat mencoba dan semoga memberikan hasil yang maksimal sesuai dengan perjuangan kalian. Sekian dan terima kasih.