Cara Merawat Ikan Cetol sampai Beranak Banyak dan Menguntungkan

Cara Merawat Ikan Cetol sampai Beranak Banyak dan Menguntungkan



Pernahkan kalian menemui ikan kecil yang hidup di parit-parit dan selokan. Apakah kalian tahu ikan apakah itu? Ikan itu bernama cetol atau nama umumnya ikan cere. Memang ikan ini banyak ditemukan di tempat tersebut dan jumlahnya pun cukup banyak.


Tapi mengapa kebanyakan orang tidak tertarik untuk menangkapnya atau memeliharanya? Mungkin ada yang beranggapan bahwa ikan tersebut tidak ada nilainya. Namun kalian jangan salah sangka dulu, meskipun ikan ini memiliki ukuran kecil dan kurang menarik apa pun itu pasti tetap ada nilainya.


Semua itu tergantung cara kita mau apakan ikan cetol tersebut. Meskipun dulunya ikan ini hanya dianggap sepele, namun sekarang ini ikan cetol banyak diburu oleh penghobi ikan predator. Sebab ikan predator yang dipelihara juga butuh makanan hidup seperti ikan kecil dan serangga.


Sebenarnya kalau menggunakan pakan serangga semacam jangkrik hal tersebut kurang efektif. Sebab harganya yang cukup mahal dan daya hidupnya relatif singkat kira-kira tidak sampai sebulan sudah mati apabila jangkrik dipelihara dalam wadah, meskipun sudah diberikan makanan tetap saja tidak bertahan lama.


Berbeda dengan pakan jangkrik tadi, dengan menggunakan pakan ikan cetol harganya pun cukup murah dan kalau dipelihara di dalam wadah masih bisa bertahan dan beranak banyak apabila diberikan makanan dan menjaga kualitas airnya. Dengan hal tersebut tentunya bisa menghemat pengeluaran untuk membeli pakan.


Oke langsung saja kita mulai, pada kesempatan kali ini akan disajikan beberapa cara merawat ikan cetol sampai beranak banyak dan menguntungkan. Untuk kalian yang ingin tahu, maka dapat menyimaknya pada tulisan berikut ini. Mari disimak !


1. Menyiapkan Wadah




Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan wadah yang akan digunakan untuk memelihara ikan cetol. Contohnya bisa menggunakan akuarium ukuran 50 cm × 30 cm × 30 cm. Atau wadah ember berdiameter 20 cm.


Setelah semuanya siap, maka langkah selanjutnya adalah mengisi wadah tadi menggunakan air, bisa air keran. Setelah itu endapkanlah air tersebut semalaman supaya oksigen terlarutnya cukup. Setelah semalaman maka wadah berisi air tadi sudah bisa digunakan untuk memelihara ikan cetol.


2. Memilih Ikan Cetol




Nah, setelah wadah tadi siap. Maka sekarang adalah memilih ikan cetol yang bertubuh gemuk (betina) dan yang punya warna beragam (jantan) dengan perbandingan 20 betina : 5 jantan. Untuk mendapatkan indukan tersebut bisa di sungai kecil, parit, dan sekitar sawah.


Karena ditempat tersebut mudah dijumpai ikan ini dalam jumlah banyak. Ambilah ikan cetol sesuai yang dibutuhkan dan tidak perlu mengambil semuanya agar ikan tersebut dapat berkembang lagi di habitatnya.


Setelah selesai memilih indukan, maka selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam wadah yang sudah disiapkan. Perlu diketahui bahwa ikan ini dapat hidup tanpa aerator atau pompa oksigen asalkan kualitas airnya terjaga.


3. Merawat Ikan Cetol




Sekiranya semua sudah selesai, maka kita tinggal memberikan perawatan pada ikan cetol. Untuk makanannya adalah cacing sutra, jentik nyamuk, dan pelet kecil. Kalau ingin menggunakan pakan yang mudah didapatkan maka bisa menggunakan pelet.


Satu hal lagi bahwa ikan ini mudah sekali beranak, jadi yang awalnya kita siapkan ikannya dalam jumlah 25 ekor. Kemungkinan setelah beberapa bulan akan tambah lagi.


Namun apabila ikan cetol sudah mengeluarkan anaknya, hal yang harus dilakukan adalah segera memindahkan anakan tadi ke wadah yang berbeda. Sebab anakan tersebut bisa saja dimakan oleh induknya. Untuk wadah yang digunakan untuk menaruh anakan bisa menggunakan toples saja sudah cukup.


4. Pembesaran Anakan




Untuk pembesaran anakan dapat menggunakan media toples. Setelah umurnya sudah mencapai sebulan, anakan tadi dapat dipindahkan ke media yang lebih besar. Makanan yang diberikan ke anak ikan cetol adalah artemia, bubuk pelet, dan kutu air.


Kalau pun ingin yang praktis, kita tinggal menumbuk pelet ikan cetol dewasa menjadi butiran halus. Barulah kemudian bisa diberikan ke anakan ikan cetol. Cara tersebut juga lumayan praktis dan menghemat pengeluaran.


5. Pemanenan




Setelah ikan cetol besar-besar dan jumlahnya banyak, kita dapat memanennya untuk dijual ke penghobi ikan predator atau menjualnya melalui online. Misalnya satu plastik ukuran 1 kg dengan berisi ikan cetol dewasa berjumlah 100 ekor seharga Rp 10.000


Kalau itu laku 10 plastik sudah berapa keuntungan yang kita dapatkan, banyak kan. Yang awalnya ikan cetol hanya dianggap sepele dan kurang diminati ternyata mampu mendatangkan keuntungan yang lumayan banyak.


Kita pun hanya perlu modal untuk membeli pakan pelet seharga 5 ribu sudah cukup untuk satu bulan. Ikan cetolnya juga hanya dari menangkap di sungai atau parit. Jadi tidak perlu membeli indukan ikan. Begitu juga ikan ini cepat sekali beranak, kira-kira satu ekor indukan betina gemuk mampu menghasilkan anakan 50-100 ekor sekali keluar.


Namun untuk membuat anakan tadi hidup semua juga dibutuhkan perawatan yang baik juga. Misalnya dengan memberinya pakan secara rutin dan menjaga kualitas airnya.


Seperti itulah cara merawat ikan cetol sampai beranak banyak dan menguntungkan. Kalian pun dapat juga mencoba memeliharanya. Itung-itung dapat menambah penghasilan tambahan dari beternak ikan cetol ini. Perawatannya pun tidak terlalu sulit, dan modal yang dikeluarkan juga tidak besar. Selamat mencoba semoga berhasil.


Demikianlah pembahasan kali ini mengenai ikan cetol. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.