Bagaimana Cara Burung Merpati Terbang Menentukan Arah?

Bagaimana Cara Burung Merpati Terbang Menentukan Arah?


Apakah kalian pernah berpikir bagaimana cara burung merpati yang dilepaskan jauh dari rumahnya namun bisa kembali lagi ke rumahnya? Tentunya merasa aneh bukan, bagaimana caranya si burung ini mampu mengingat jalan pulang. Apakah mereka terbang menggunakan kompas atau punya alat navigasi khusus?


Bagi kalian yang merasa penasaran, mari kita bahas bagaimana cara burung merpati mampu mengingat jalan pulang. Pembahasannya akan disampaikan pada tulisan berikut ini, dan kalian pun dapat menyimaknya. Yuk, Mari disimak !


Pada awalnya burung merpati dikenal sebagai burung pengantar surat sejak ribuan tahun yang lalu. Dengan kemampuannya tersebut, nyatanya burung merpati mampu sampai ke tempat tujuan. Namun, bagaimana cara pengirim surat melakukannya?


Pertama ada beberapa alasan mengapa para pengirim surat memilih burung merpati. Karena hal utama yang menjadi alasannya adalah burung ini lebih jinak sehingga lebih mudah untuk diajak kerja sama. Kedua, mereka lebih mudah untuk di tangkap dan yang paling penting adalah kemampuan ingatannya yang sangat baik.


Pesan yang dikirim biasanya ditulis dalam kertas kecil lalu digulung dan dimasukkan ke dalam tabung kecil. Selanjutnya tabung tersebut bakalan dipasang ke leher atau ke kaki si burung. Setelah dilepas, si burung bakalan langsung mencari jalan pulang ke rumahnya. Kelebihan pengiriman surat menggunakan burung ini adalah tidak terdeteksi dan lebih cepat di banding menggunakan pengirim pesan berkuda.


Namun tidak sembarang burung merpati yang digunakan, melainkan mereka yang memang sudah terlatih untuk terbang jauh dan mengingat jalan pulang. Cara melatihnya adalah melalui beberapa tahapan, pertama merpati akan dibawa ke tempat jauh dari sarang mereka, lalu di lepas untuk terbang kembali menuju ke sarangnya.


Seiring waktu, pelatih akan menambah jarak antara sarang dan tempat melepas si burung. Perlahan tapi pasti, si burung akan semakin mahir untuk menavigasi perjalanan mereka.


Cara Burung Merpati Menavigasi Perjalanannya



1. Punya Sistem Peta Akustik

Burung Merpati akan menciptakan peta akustik lingkungan di sekitar mereka. Lalu burung ini menggunakan suara sebagai peta mereka. Burung merpati menggunakan ‘’bunyi infra” yang berupa suara dengan frekuensi sangat rendah sehingga tak bisa didengar oleh indra pendengaran manusia.


Ketika burung dilepaskan di wilayah yang tak dikenalnya, mereka mendengarkan tanda sinyal bunyi infra dari rumahnya, kemudian menggunakannya untuk menentukan sikap mereka.


2. Melihat Arah Matahari dan Bintang

Saat burung merpati terbang, mereka akan berpedoman kepada arah matahari pada siang hari dan arah bintang pada malam hari. Selain itu, mereka juga dapat menggunakan pola bintang, yaitu perhatian burung-burung itu terpusat pada gerak putar keseluruhan bintang di langit.


Di atas khatulistiwa, bintang-bintang tampak bergerak cepat, tetapi pada saat mendekati kutub, kecepatannya berkurang dan pada saat tepat di atas kutub, bintang akan "berhenti". Burung migrasi mengenal itu sebagai titik perputaran langit.


3. Mengandalkan Indra Penciuman



Burung Merpati yang kehilangan kemampuan untuk mencium bau, tidak akan dapat melakukan navigasi. Begitu pula ketika menipu mereka dengan bau-bauan untuk menuju ke tempat yang salah.


Dan mereka akan terbang ke arah yang salah pula. Hal ini terdengar sederhana, namun sebenarnya pengujian hipotesis navigasi penciuman merpati ini sangatlah berat dan hingga kini masih ada ahli yang meragukannya dengan sejumlah alasan yang masuk akal.


4. Menggunakan Medan Magnet Bumi

Untuk menentukan arah jalan pulang setelah menempuh perjalanan jauh, burung merpati akan menggunakan medan magnet bumi. Caranya adalah dengan menggunakan partikel magnet yang sangat kecil, yang berada dalam paruh untuk merasakan medan magnet bumi.


Burung umumnya memiliki naluri bermigrasi besar-besaran. Biasanya selama bermigrasi mereka akan terbang dari utara ke selatan atau sebaliknya. Namun, naluri tersebut ternyata mengacu pada kemampuan burung untuk mencari keberadaan medan magnet bumi. Burung terbang dengan menggunakan kompas dan peta. Kompas yang digunakan biasanya adalah posisi matahari dan ladang magnetik bumi.


Kesimpulannya memang burung merpati ini termasuk burung yang cerdas serta kemampuan ingatannya yang sangat baik. Begitu juga saat mereka digunakan untuk mengantarkan surat. Ketika mereka dilepas di tempat yang jauh dari rumahnya, nyatanya mereka tetap bisa menentukan arah pulang ke rumahnya.


Para ilmuwan berpendapat bahwa burung merpati menggunakan berbagai macam kemampuan untuk menentukan arahnya contohnya seperti penglihatan visual, tanda magnet bumi, indera penciuman dan rasa, kemampuan untuk meneliti perbedaan gravitasi atau gaya tarik bumi dengan kompas matahari. Burung merpati dapat menentukan arah terbangnya dengan tepat dalam berbagai keadaan, seperti siang hari, malam hari, cuaca mendung, maupun cuaca berkabut.


Serta cukup sekian saja pembahasan mengenai burung merpati ini. Semoga dapat bermanfaat. Sekian dan terima kasih.