9+ Fungsi Garam Ikan bagi Ikan Hias / Konsumsi


Garam merupakan zat yang memiliki rasa asin. Karena rasanya tersebut, garam banyak digunakan sebagai bumbu masakan. Di balik rasa asinnya, garam menyimpan beragam manfaat, salah satunya sebagai anti bakteri dan jamur. Maka tak heran garam juga bisa digunakan dalam pengawetan.

Nah, selain itu ada beragam jenis garam yang beredar di masyarakat. Contohnya garam ikan, garam dapur, garam krasak, dan sebagainya. Dan pada kesempatan kali ini, kita tidak akan membahas semua jenis garam tersebut, melainkan hanya akan membahas mengenai garam ikan saja.


Apa itu garam ikan? Garam Ikan merupakan julukan bagi jenis garam yang tidak mengandung yodium, dan garam tersebut dikhususkan untuk perawatan ikan. Serta memiliki bentuk kristal yang lebih kasar dibanding jenis garam lainnya.


Garam ikan juga memiliki beragam manfaat yang baik bagi ikan. Diantaranya adalah sebagai berikut.


1. Mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri

Sudah umum sekali bahwa garam mempunyai kandungan anti jamur dan bakteri secara alami. Salah satunya jenis garam ikan yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri pada ikan. Hal tersebut dikarenakan jamur dan bakteri tidak mampu bertahan hidup dalam kandungan air yang asin. Maka diharapkan dengan menggunakan garam ikan, ikan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit.


2. Mengobati ikan yang terserang penyakit

Fungsi utama dari garam ikan adalah mengobati penyakit pada ikan yang disebabkan oleh mikroorganisme, seperti jamur dan bakteri. Biasanya penyakit yang kerap menyerang ikan adalah white spot, jamur kapas, sisik nanas, fin rot, pop eye, dan mata kabut. Dari beberapa penyakit tersebut dapat diatasi dengan menggunakan garam ikan. Caranya dengan melarutkan garam ikan di tempat yang digunakan untuk memelihara ikan. Dosisnya dapat disesuaikan dengan volume air.


3. Menetralkan pH air

Ketika kita baru mengganti air yang digunakan untuk memelihara ikan, biasanya pH airnya cenderung tinggi. Oleh karena itu sebelum ikan dimasukkan ke air tersebut ada baiknya menormalkan pH nya terlebih dahulu menggunakan garam ikan. Memang garam ikan ini memiliki fungsi menormalkan pH air sampai keadaan normal. pH air yang normal biasanya berkisar antara 6 sampai 7.


4. Menambah kekebalan tubuh ikan

Ikan yang dipelihara menggunakan air campuran garam ikan lebih memiliki kekebalan tubuh yang tinggi. Sebab dalam kandungan garam ikan mampu membunuh mikroorganisme penyebab penyakit. Jadi dengan matinya mikroorganisme penyebab penyakit, ikan akan hidup lebih sehat dan kekebalan tubuhnya meningkat.


5. Mencerahkan warna ikan

Tak cuma mengobati penyakit ikan saja, garam ikan juga mengandung beberapa vitamin yang mampu membuat warna ikan lebih cerah. Faktor tersebut biasanya timbul saat ikan lebih aktif bergerak dan sehat. Adanya penggunaan garam ikan tentunya mempengaruhi kualitas air menjadi lebih bersih dari mikroorganisme penyebab penyakit pada ikan. Maka dari itu, ikan akan menjadi lebih sehat dan sering aktif bergerak. Sehingga warnanya menjadi lebih cerah.


6. Membantu proses osmoregulasi ikan

Proses osmoregulasi merupakan salah satu proses fisiologi yang terjadi dalam tubuh ikan untuk mengontrol konsentrasi larutan dalam tubuh agar seimbang dengan lingkungannya. Ketidakmampuan ikan dalam mengontrol keseimbangan osmotik dalam tubuhnya akan menyebabkan ikan stres dan dapat berakibat pada kematian ikan. Dengan penggunaan garam ikan dapat membantu proses osmoregulasi pada ikan.


7. Mengobati stress pada ikan

Ikan yang mengalami stress akibat belum sesuai dengan tempat barunya bisa ditangani dengan garam ikan, misalnya pH air di tempat barunya berbeda dengan yang di tempat lama. Sehingga menyebabkan ikan mengalami stress. Oleh karena itu, untuk menormalkan pH nya dapat menggunakan garam ikan. Dengan pH yang normal kembali, diharapkan ikan tidak mengalami stress kembali. Dan menjadi lebih aktif lagi.


8. Mengangkat kotoran ikan

Saat kita memasukkan garam ikan ke dalam akuarium, maka yang terjadi adalah garam tersebut akan larut dan membentuk air kental di dasar akuarium. Maka apabila pada saat itu terdapat kotoran ikan di dasar akuarium. Kotoran tersebut akan terangkat naik, sebab kekentalan garam ikan yang larut di dasar akan mendorong kotoran naik ke atas. Jadi akibat penggunaan garam ikan tersebut akan lebih memudahkan kita untuk membersihkan akuarium dari kotoran ikan.


9. Melepaskan lintah yang menempel pada ikan

Sudah dipercaya sejak lama bahwa garam mampu membuat lintah melepaskan diri dari inangnya. Salah satunya penggunaan garam ikan untuk melepaskan lintah pada tubuh ikan. Karena lintah yang menjaga tubuhnya tetap lembab agar bisa bertahan hidup. Setelah diberi garam, lintah akan kehilangan cairan tubuhnya dan membuat lintah akan mati secara perlahan.


Cara sederhananya adalah, ketika tubuh lintah yang terkena garam akan mengalami tekanan osmotik yang akan menyerap cairan dari dalam tubuh lintah. Karena cairan di dalam tubuhnya hilang, maka secara perlahan lintah akan mengalami kekeringan dan akhirnya mati.


10. Mengatasi ikan kurang nafsu makan

Ikan yang kurang nafsu makan bisa disebabkan karena ikan tersebut mengalami stress atau terserang penyakit. Ketika ikan mengalami hal tersebut, biasanya mereka akan mengabaikan makanan yang kita berikan. Dan lebih memilih berdiam di dasaran, serta jarang berenang aktif. Oleh karena itu, penggunaan garam ikan yang mampu mengobati penyakit dan menangani stress pada ikan, diharapkan setelah ikan sembuh nafsu makannya akan naik kembali. Dan ikan menjadi lebih sehat dan aktif berenang.


Itulah beberapa fungsi dan manfaat dari garam ikan bagi ikan hias maupun ikan konsumsi. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.