3 Rekomendasi Lem Kaca Aquarium Terbaik dan Kuat

Halo Sobat, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai lem kaca aquarium. Oke langsung saja kita mulai.


Sebelum kita mulai membuat aquarium tentu ada hal yang perlu disiapkan terlebih dahulu, seperti bahan kaca yang akan digunakan memiliki ukuran berapa, dan lem jenis apa yang akan digunakan untuk menyatukan bagian-bagian kaca agar bisa berbentuk aquarium.


Namun bagi yang sudah berpengalaman membuat aquarium, hal tersebut tidak menjadi masalah dan mereka pun sudah terbiasa melakukannya. Akan tetapi bagi seorang pemula yang baru mencoba membuat aquarium, tak jarang mereka merasa bingung menentukannya.


Tapi tenang saja sob, pada tulisan kali ini saya akan membagikan beberapa pengalaman yang mungkin bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian.


Untuk aquarium ukuran 50 cm ke bawah idealnya bisa menggunakan kaca dengan tebal 3 mili. Untuk ukuran aquarium lebih dari 50 cm, kita bisa menggunakan kaca dengan tebal 5 mili. Sementara kalau sudah 100 cm ke atas bisa menggunakan kaca dengan tebal 8 mili.


Ukuran-ukuran tebal kaca tersebut merupakan pengalaman yang biasa saya gunakan pada saat ingin membuat aquarium. Sebenarnya tebal kaca yang digunakan dalam pembuatan aquarium masih bisa diubah-ubah sesuai keinginan pembuat aquarium.


Tentunya para pembuat aquarium juga berpikir apakah dengan tebal kaca sekian, untuk panjang aquarium sekian bisa kuat atau tidak.


Langsung saja kita lanjut ke topik bahasan utama, yaitu mengenai lem kaca aquarium. Memang di pasaran banyak sekali beredar merk-merk lem kaca aquarium. Namun terkadang kita merasa bingung menentukan lem mana yang akan digunakan.


Cara memilih lem untuk membuat aquarium


Ada hal yang perlu kita perhatikan sebelum menentukan jenis lem yang cocok untuk digunakan dalam pembuatan aquarium. Berikut ciri-ciri lem yang cocok digunakan dalam pembuatan aquarium.


1. Lem khusus kaca

Lem khusus kaca yang dimaksud adalah lem yang penggunaannya bisa merekatkan benda yang terbuat dari kaca. Jenis lem yang digunakan untuk kaca contohnya seperti lem silicon sealant. Lem tersebut sangat cocok digunakan dalam pembuatan aquarium karena mampu merekatkan kaca, sehingga kaca dapat disatukan dan dibentuk menjadi aquarium. Selain itu, di pasaran sangat beragam sekali merk-merk lem yang menyediakan lem jenis silicon sealant.


2. Warna lem

Warna lem yang bagus untuk membuat aquarium adalah yang memiliki warna bening/clear, putih, atau hitam. Sebenarnya selain warna itu masih bisa digunakan untuk membuat aquarium, tapi umumnya warna yang banyak digunakan oleh para pembuat aquarium adalah bening, putih, dan hitam.


3. Daya rekat

Lem yang digunakam untuk membuat aquarium juga perlu diperhatikan daya rekatnya. Lem yang bagus memiliki daya rekat yang kuat saat digunakan dan tahan lama. Selain itu pada saat digunakan lem tersebut juga mampu menahan tekanan air, agar nantinya ketika digunakan tidak mengalami rembes dan lem mengelupas. Untuk menentukan lem kaca mana yang memiliki kualitas bagus, kita bisa mencari informasi dari para pengrajin aquarium mengenai lem yang direkomendasikan olehnya atau yang sering digunakannya.


Nah, itulah beberapa ciri-ciri lem kaca yang cocok digunakan dalam pembuatan aquarium. Untuk mendapatkannya kita bisa membelinya di toko bangunan sekitar kita maupun di toko online. Selain itu belum tentu semua merk lem kaca aquarium memiliki kualitas sama. Semua pasti ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.


Berdasarkan pengalaman dan yang saya ketahui dari para kebanyakan pengrajin aquarium, mereka tentu sudah mengetahui lem yang punya kualitas baik dan tidak. Kali ini saya akan bagikan beberapa merk lem yang kebanyakan digunakan oleh para pengrajin aquarium.


Berikut lem kaca aquarium yang laris di pasaran dan banyak digunakan :


1. DOWSIL Glass Silicone Sealant



Lem Dowsil ini dulunya bernama Dow Corning, namun untuk kualitasnya masih tetap sama. Kebanyakan para pengrajin aquarium memilih menggunakan lem ini karena kualitasnya juga cukup bagus.


Sebelum lanjut ke kelebihan dan kekurangan lem ini, kita perlu tahu bahwa lem Dowsil ini ada beberapa jenis, diantaranya ada yang mengandung asam dan bersifat netral. Perbedaannya adalah pada bau dan lama keringnya.


Lem yang mengandung asam cenderung memiliki bau yang agak menyengat dibanding yang bersifat netral. Tapi untuk waktu keringnya lebih cepat daripada yang bersifat netral. Sebenarnya kualitasnya tetap sama saja, hanya bau dan lama kering saja yang membedakannya.


Bagi yang ingin cepat-cepat jadi aquariumnya dan tahan bau menyengat bisa menggunakan lem yang mengandung asam. Namun bagi yang tidak tahan bau menyengat dan sabar bisa menggunakan lem bersifat netral.


Biasanya lama waktu kering lem yang mengandung asam kisaran 20 menitan. Sementara yang bersifat netral kisaran 1 jam. Hal tersebut sebenarnya tergantung selera masing-masing.


Kalau saya biasa menggunakan lem yang mengandung asam. Alasannya hanya biar cepat kering, dan meminimalisir kotoran seperti debu yang menempel.


Kelebihan :

  • Mudah ditemui baik di toko bangunan maupun di toko online.

  • Daya rekat yang cukup tinggi.

  • Tersedia dalam beberapa pilihan warna, seperti bening, putih, dan hitam.

  • Lem yang punya daya tahan cukup lama saat digunakan.

Kekurangan :

Sebenarnya untuk kekurangan lem ini belum saya temui pada kualitasnya, hanya bagi pemula harga lem ini lumayan tinggi.


Spesifikasi :

  • Warna : Bening, Putih, Hitam

  • Berat : 300 gr

  • Daya rekat : Kuat

  • Harga : 28.000 - 40.000

2. DEXTONE Multi Purpose Silicone Sealant



Lem merk Dextone ini juga punya kualitas yang bagus. Selain itu penggunaan lem ini juga banyak sekali dikalangan para pembuat aquarium. Dilihat dari merknya pun lumayan terkenal di bidang dunia pengeleman. Jadi kualitas dari lem Dextone ini tidak diragukan lagi.


Sama seperti lem merk Dowsil, lem Dextone silicone sealant juga memiliki beberapa jenis, yaitu yang mengandung asam dan bersifat netral. Untuk perbedaannya hanya bau yang dikeluarkan dan lama keringnya.


Kelebihan :

  • Daya rekat kuat.

  • Hasil pengeleman tahan lama.

  • Tersedia beragam pilihan warna, mulai dari bening, putih, hitam, abu-abu, dan coklat.

  • Mudah dijumpai di toko bangunan maupun di toko online.

  • Tidak mudah rembes.

  • Cepat kering.

Kekurangan :

Hanya harga lumayan tinggi untuk pemula.


Spesifikasi :

  • Warna : Bening, Putih, Hitam, Grey, Coklat

  • Berat : 300 gr

  • Daya rekat : Kuat

  • Harga : 28.000 - 37.000

3. ELLPRO GP Silicone Sealant



Lem Ellpro GP ini mempunyai kualitas yang sama bagusnya. Selain itu harga lem ini lebih terjangkau dibandingkan ke dua merk lem di atas. Dari segi daya rekat, lem ini juga cukup kuat dan cepat kering. Lem ini cocok bagi yang ingin mendapatkan lem dengan kualitas bagus namun harganya terjangkau.


Untuk jenis lem Ellpro GP Silicone Sealant juga sama kebanyakan lem lainnya, yaitu ada yang mengandung asam dan ada yang bersifat netral. Perbedaannya juga sama dengan kedua merk lem di atas, yaitu bau dan lama keringnya.


Kelebihan :

  • Daya rekat kuat.

  • Cepat kering.

  • Mudah dijumpai di toko online atau offline.

  • Harga cukup terjangkau.

  • Tersedia beragam pilihan warna seperti, clear, putih, hitam, dan grey.

Kekurangan :

Belum diketahui


Spesifikasi :

  • Warna : Clear, Putih, Hitam, dan Grey

  • Berat : 300 gr

  • Daya rekat : Kuat

  • Harga : 19.000 - 27.000

Nah, itulah beberapa lem yang dapat dicoba dalam pembuatan aquarium. Menurut saya ketiga lem tersebut sama-sama memiliki kualitas yang bagus. Untuk menentukan pilihan mana yang akan digunakan hanya tergantung selera saja.


Dari ketiga lem tersebut yang sering saya gunakan biasanya lem Dowsil Silicone Sealant. Jenisnya yang mengandung asam. Namun dari segi kualitas sama saja dengan ketiga lem di atas. Hanya saja di tempat saya paling mudah menjumpai lem merk Dowsil Glass Silicone Sealant. Jadi saya pun menggunakan lem tersebut.


Selamat mencoba, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.