Mengenal Tanaman Mustard : Klasifikasi, Habitat, Morfologi, dan Pembudidayaan

Tanaman Mustard merupakan tanaman jenis sawi-sawian yang tumbuh secara liar. Berbeda dengan tanaman sawi sayur pada umumnya yang hanya dapat tumbuh subur di daerah dataran tinggi. Namun Tanaman Mustard ini mampu tumbuh di segala tempat, baik itu di tanah lapang, ladang pertanian, hingga pinggir jalan. Memang tanaman ini sering dianggap sebagai tanaman gulma oleh sebagian besar petani, karena tanaman ini tumbuh mengganggu pertumbuhan tanaman pertanian. 


Selain menjadi tanaman gulma, Mustard ternyata juga dapat dimanfaatkan menjadi tanaman konsumsi, baik dimakan langsung dalam keadaan mentah maupun dimasak sebagai sayuran seperti pada umumnya. Dan bisa juga dibuat menjadi salad dan omelet. 


Nah, sebelum kalian memanfaatkan tanaman Mustard, maka tak ada salahnya mengenal terlebih dahulu apa itu tanaman Mustard. Mulai dari klasifikasi sampai pembudidayaannya. Dan semuanya akan di bahas pada artikel ini.


1. Klasifikasi 
    • Kerajaan   : Plantae
    • Divisi         : Magnoliophyta
    • Kelas         : Magnoliopsida
    • Ordo          : Brassicales 
    • Famili        : Brassicaceae
    • Genus       : Brassica
    • Spesies    : Brassica campestris


2. Habitat dan Persebaran 

Karena tanaman Mustard liar ini tergolong sebagai tanaman gulma, maka habitat tumbuhnya pun dapat di temui di sembarang tempat. Mulai dari pinggir jalan, tanah terbengkalai, dan tanah lapang. Namun, biasanya tumbuhan ini tumbuh pada tempat yang sedikit kering dan mendapat penyinaran matahari. 


Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 50 cm sampai 250 cm dengan memiliki mahkota bunga berwarna kuning. Pada daunnya terdapat rambut-rambut halus dan juga batangnya. Serta tanaman Mustard ini diperkirakan berasal dari daerah Laut Tengah timur laut dan tersebar sampai India. Di daerah India biji tanaman ini digunakan sebagai salah satu komponen bumbu kari dan sumber minyak masakan. 


Serta di bagian Eropa Timur dan Kanada, biji yang telah dilepas dari cangkangnya dimanfaatkan sebagai penekan batuk dan mengatasi infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA) saat sebelum munculnya obat modern. Cara penggunaannya dengan membuat balur yang diletakkan di dada atau punggung hingga si penderita merasakan sengatan.


3. Morfologi Tanaman

A. Bagian Akar 

Tanaman Mustard memiliki sistem perakaran utama berbentuk tunggang yang terdapat serabut-serabutnya. Serta akar tanaman ini memiliki panjang sekitar 10 cm pada tanaman Mustard sedang atau bisa juga memiliki panjang yang lebih. Selain itu, akarnya mampu bertahan pada kondisi sedikit kering dan tanah tandus. Maka tak heran pertumbuhan tanaman ini bisa ditemui di sembarang tempat, asalkan tempat tersebut masih mendapat sinar matahari.


B. Bagian Batang 

Pada bagian batang tanaman Mustard terdapat bulu-bulu halus di sekitarnya. Dan batang tanaman ini tergolong ke dalam batang basah dan tidak mempunyai kambium. Ukuran batangnya pun bervariasi, kira-kira berdiameter sekitar 2-5 cm. Dan juga warna pada batangnya adalah hijau terang dan memiliki cabang-cabang kecil. Selain itu batang tanaman Mustard ini mampu tumbuh tinggi mencapai sekitar 250 cm dengan kokoh.


C. Bagian Daun 

Daun tanaman Mustard ini memiliki bentuk menyirip dengan bergerigi pada sekelilingnya, dan berwarna hijau cerah. Ukurannya pun relatif kecil sampai sedang yang tumbuh pada ruas-ruas batang tanaman. Dan juga terdapat bulu-bulu halus di sekitar daunnya. Namun, bulu-bulu halus tersebut tidak akan berdampak gatal saat bersentuhan dengan kulit. Tapi, kemungkinan bagi yang menderita alergi bisa saja mengalami rasa gatal saat bersentuhan dengan bulu halus tersebut.


D. Bagian Bunga 

Tanaman Mustard memiliki bunga berwarna kuning cerah yang indah. Bunga nya tersebut membentuk gerombolan dan mempunyai empat mahkota dalam satu bunga. Selain itu, pada bunganya terdapat benang sari 2-3 tangkai. Biasanya bunga tanaman Mustard mekar pada musim semi dan bahkan ada juga yang mekar sepanjang musim, tergantung habitat dan iklim tempat tumbuhnya.


E. Bagian Buah 

Buah tanaman Mustard mempunyai bentuk memanjang dan sedikit menyerupai cabai. Dan warna buahnya adalah hijau kekuningan. Serta setelah buahnya matang, maka secara otomatis buah tersebut akan sedikit membuka. Dan setelah buahnya terbuka, di dalamnya terdapat biji mustard yang siap akan lepas dari buahnya.


F. Bagian Biji 

Biji dari tanaman Mustard memiliki bentuk bulat dan berwarna coklat sampai kehitaman. Biji tanaman Mustard didapat setelah buahnya kering dan kemudian bisa dikeluarkan dari dalam buahnya. Tekstur pada bijinya termasuk keras namun juga mudah rapuh pada biji yang kosong. Dan untuk mengetahui biji kosong dan berisi dapat merendamnya di dalam air, kemudian biji yang berisi akan tenggelam dan biji yang kosong akan terapung.


4. Manfaat 

Selain dianggap sebagai tanaman gulma, namun sebenarnya tanaman ini merupakan tanaman yang kaya akan manfaat, diantaranya adalah sebagai berikut : 

1. Menjaga Kesehatan Rambut 
2. Menjaga Kesehatan Kulit
3. Keseimbangan Cairan dalam Tubuh
4. Mengurangi Resiko Diabetes
5. Menyehatkan Pencernaan
6. Meringankan Masalah Pernapasan
7. Memperkuat Gigi, Tulang, dan Gusi
8. Mengurangi Gejala Demam dan Flu
9. Meningkatkan Kesehatan Jantung 
10. Menurunkan Kolesterol 
11. Mengurangi Resiko Diabetes
12. Meringankan Disminore
13. Mencegah Kanker 
14. Memperlambat Penuaan Dini
15. Menurunkan Berat Badan


5. Jenis-Jenis Tanaman

Tanaman Mustard memiliki beragam jenis, diantaranya adalah Mustard Putih, Mustard Hitam, dan Mustard Coklat/India. Perbedaan dari ketiga jenis tersebut adalah pada biji yang dihasilkan oleh tanaman Mustardnya. 


6. Pembudidayaan 

Dalam pembudidayaan Mustard dapat dilakukan dengan menggunakan biji mustard yang telah disiapkan. Kemudian bisa dipilih biji yang berisi dengan merendamnya terlebih dahulu ke dalam air. Dan biji yang berisi akan tenggelam begitupun sebaliknya. Serta setelah mendapatkan biji yang berisi, maka langkah selanjutnya adalah menyemai biji tersebut menggunakan media gelas plastik atau yang lainnya.


Dan setelah biji yang disemai muncul tunas serta kira-kira panjang tunasnya lebih dari 5 cm, maka tanaman tersebut dapat dipindahkan ke media yang lebih besar. Media yang digunakannya pun beragam, mulai dari ladang, tanah pekarangan sampai menggunakan media seperti pot atau polybag. 


Setelah tanaman ditanam, maka berikanlah perawatan secara berkala. Serta pastikan agar tidak kekeringan dan mendapatkan pemupukan minimal sebulan sekali.


Seperti itulah pembahasan mengenai tanaman mustard. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Sekian dan terima kasih.