Mengenal Tanaman Anggur Liar : Klasifikasi, Habitat, Morfologi, dan Pembudidayaan



Tanaman Anggur liar merupakan tumbuhan yang tumbuh secara liar di hutan atau merambat pada pohon di pinggir sungai. Dan juga tanaman ini menghasilkan buah yang dapat dimakan ketika sudah matang. Rasanya pun manis sedikit masam. Namun, saat memakannya akan terasa menyegarkan dan membantu tubuh kita fit kembali. 


Bagi yang sedang melakukan penjelajahan hutan atau alam bebas, apabila menemukan tanaman anggur liar ini, maka kesempatan yang tepat untuk mencicipi anggur liar tersebut. Namun, tetap berhati-hatilah bahwa ada tanaman lain yang mirip anggur liar ini tetapi belum aman dikonsumsi. 


Dan untuk mengetahui apa saja ciri-ciri tanaman anggur liar yang aman untuk dikonsumsi, maka pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sedikit penjelasan mengenai tanaman tersebut, mulai dari klasifikasi sampai dengan pembudidayaannya. Oke, langsung saja. Yuk, disimak ! 


1. Klasifikasi
    • Kerajaan     : Plantae
    • Divisi           : Magnoliophyta
    • Kelas           : Magnoliopsida
    • Ordo            : Vitales                                          • Famili          : Vitaceae 
    • Genus         : Ampelocissus 
    • Spesies      : Ampelocissus acetosa


2. Habitat dan Persebaran 

Tanaman Anggur liar ini mempunyai habitat tumbuh di daerah 2 musim maupun daerah 4 musim. Dan lingkungan tempat tumbuh tanaman ini kebanyakan berada di tepi sungai dan di dalam hutan, serta ada juga yang di tepi hutan. Tanaman tersebut tumbuh dengan cara merambat pada pohon yang berada di sekelilingnya. 


Diperkirakan tanaman ini berasal dari wilayah Australia bagian utara yang kemudian menyebar ke Asia, Eropa dan bahkan ada juga yang berada di Benua Amerika. Namun, tanaman anggur liar yang sudah menyebar tersebut kemungkinan sudah dibudidayakan secara terstruktur dan teratur. Karena kebutuhan akan anggur bagi orang barat dalam pembuatan minuman anggur dan minuman fermentasi lainnya. Jadi pembudidayaannya pun diupayakan sebagai tambahan dari jenis anggur lain yang sudah dibudidayakan. 


3. Morfologi 

A. Bagian Akar 

Tanaman Anggur liar ini mempunyai sistem perakaran tunggang yang mampu menembus tanah hingga kedalaman 60 cm. Kekuatan akarnya tersebut menyebabkan tanaman ini mampu bertahan dari tiupan angin yang kencang. Dan juga, pada bagian batangnya terdapat akar-akar serabut yang digunakan untuk merambat pada tanaman lain. Serta anggur liar ini mampu bertahan pada kondisi kering dan masih bisa tumbuh dengan baik. 


B. Bagian Batang 

Batang tanaman anggur liar memiliki bentuk bulat memanjang dengan diameter 2-5 cm. Dan warna batangnya adalah hijau sampai kecoklatan saat tanaman mulai berusia tua. Serta batangnya tersusun atas beberapa buku-buku, dan setiap bukunya memiliki mata tunas yang siap muncul menjadi batang baru. 


Dan juga, tanaman anggur liar ini dapat ditanam dengan menggunakan stek batang yang sudah tua. Selain itu, pada batangnya terdapat sulur yang digunakan untuk memanjat pada pohon atau tempat yang dijadikan rambatan. Di tempat budidaya anggur jenis ini, biasanya digunakan cagak atau kayu penopang untuk merambatkan tanaman  anggurnya. 


C. Bagian Daun 

Daun anggur liar ini mempunyai daun yang berbentuk menyerupai hati dengan tepi yang terdapat gerigi lancip. Dan daun tanaman ini tumbuh secara tunggal pada ruas batang dengan tatanan selang-seling. Serta panjang daunnya mampu mencapai 10-14 cm dan lebar 8-14 cm. Selain itu, pada daun yang muda akan tumbuh rambut-rambut halus di sekitar daunnya. Dan kemudian setelah daun berusia tua, maka rambut halus tersebut mulai menghilang serta memiliki warna yang lebih tajam dari daun muda.


D. Bagian Bunga 

Tanaman  anggur liar ini memiliki bunga yang berbentuk malai yang tumbuh pada satu ranting dengan bergerombol. Warna bunganya adalah putih kekuningan sampai merah muda. Dan saat proses penyerbukannya biasanya dibantu oleh serangga kecil, seperti lebah. Kemudian setelah penyerbukan selesai dan setelah itu mahkota bunganya rontok lalu munculah bakal buah yang akan menjadi buah sebenarnya. 


Tanaman anggur liar ini mempunyai jenis bunga berkelamin ganda (bunga sempurna) dan bunga jantan-betina yang terletak secara terpisah. Bunga dengan  bentuk sempurna mempunyai sifat fertil yang berarti mampu melakukan penyerbukan dalam satu bunga. Dan yang berbentuk jantan-betina mempunyai cara penyerbukan yang biasanya dibantu oleh angin.


E. Bagian Buah 

Buah anggur liar berbentuk bulat menyerupai kelereng dan punya diameter sekitar 2-4 cm. Dan memiliki warna yang beragam tergantung jenis varietas tanaman anggur yang menghasilkan buah tersebut. Namun, kebanyakan tanaman anggur liar menghasilkan buah yang berwarna gelap atau ungu kehitaman. 


Serta buah anggur yang tumbuh secara liar ini memiliki ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan anggur yang sudah dibudidayakan. Kemungkinan perawatan dan pemupukan anggur budidaya mampu menghasilkan buah anggur yang lebih baik dan kualitas terjaga.


F. Bagian Biji

Tanaman Anggur liar ini mempunyai biji yang tergolong sebagai biji berkeping dua atau dikotil. Maka tak heran jika akar tanaman anggur ini mempunyai sistem perakaran tunggang. Selain itu pada buah anggur biasanya terdapat 2-4 keping biji di dalamnya. Biji anggur liar ini mempunyai warna kecoklatan dan berbentuk lonjong yang pada bagian salah satu ujungnya lancip. 


4. Manfaat

1. Mencegah Kanker 
2. Menjaga Kesehatan Jantung
3. Menjaga Penuaan Dini
4. Menjaga Kesehatan Otak 
5. Meredakan Radang & Alergi
6. Menurunkan Kadar Kolesterol
7. Menjaga Kesehatan Mata 
8. Mencegah Diabetes 
9. Membantu Diet 
10. Mencegah Anemia 
11. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
12. Vitamin Bagi Kulit 
13. Antibakteri & Antivirus 
14. Meredakan Asma 
15. Mengatasi Insomnia 


5. Jenis-Jenis 

Tanaman anggur liar ini mempunyai jenis yang beragam, mulai dari yang berwarna merah keunguan, hijau, dan sampai ungu kehitaman. Namun, yang paling banyak tumbuh secara liar adalah yang berwarna gelap. Dan banyak ditemukan pada tempat-tempat di tepi hutan dengan cara tumbuh merambat pada pohon lain maupun menjadi semak-semak.


6. Pembudidayaan

Dalam pembudidayaan tanaman anggur liar ini dapat menggunakan bijinya atau menggunakan stek batang. Namun apabila menggunakan bijinya untuk membudidayakan anggur, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyemai biji tersebut dengan gelas plastik bekas. 


Langkah pertama adalah mencampurkan tanah yang akan digunakan untuk menyemai dengan pupuk organik dengan perbandingan 1:1. Kemudian setelah tercampur rata, maka selanjutnya adalah memasukkannya dalam gelas plastik tersebut dan tidak perlu sampai penuh. 


Setelah itu masukkan biji anggur tersebut ke dalam gelas tadi dengan cara membuat lubang menggunakan ujung jari dan menaruhnya pada lubang tersebut, lalu ratakan kembali dengan tanah dan berilah sedikit air supaya lembab. Dan setelah semuanya selesai, maka kalian bisa menaruhnya di tempat yang sejuk dan cukup cahaya matahari. 


Tunggulah sampai tumbuh tunasnya pada biji yang disemai. Setelah beberapa hari dan panjang tunasnya lebih dari 5 cm, maka dapat segera dipindahkan ke media yang lebih besar. Medianya pun dapat ditanam di pekarangan rumah, namun sebelum itu persiapkan terlebih dahulu media yang akan digunakan untuk merambat tanaman anggurnya. Kalian dapat menggunakan tiang kayu ataupun merambatkan pada pohon lain.


Setelah semuanya siap, maka tanaman yang sudah disemai tadi dapat mulai ditanam di pekarangan rumah. Dan setelah selesai menanamnya maka dapat diberikan penyiraman dengan air secukupnya dan jangan lupa tetap berikan perawatan secara rutin. Kalian dapat memberinya pupuk organik minimal sebulan sekali dan memotong sedikit daun anggur yang sudah tua.


Dan kalian tinggal menunggu masanya tanaman anggur tersebut berbuah. Memang tanaman anggur ini termasuk tanaman yang tidak berbuah secara rutin dan membutuhkan jeda waktu dalam setiap masa berbuah.


Demikianlah penjelasan mengenai tanaman anggur liar tersebut. Dan semoga dapat memberikan manfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima kasih.