70 Tanaman Liar yang Bisa Dimakan Saat Kehabisan Bekal

Mengarungi alam bebas nyatanya juga harus butuh perbekalan lebih, namun hal tersebut tidaklah mudah dalam membawanya untuk satu perjalanan. Dengan beragamnya tanaman yang ada di alam bebas, maka kalian dapat memanfaatkannya untuk bertahan hidup ketika perbekalan sudah habis.

 

Tapi, kalian tidak boleh sembarangan memakan tanaman liar yang ditemui saat berada di alam bebas. Untuk mengetahui tanaman apa saja yang dapat dimakan, kalian dapat membacanya pada artikel berikut. Oke, langsung saja kita mulai. Silahkan disimak !

 

1. Mustrad Liar (Brassica compestris)


Tanaman ini memiliki bentuk yang hampir mirip dengan tanaman sawi. Namun, tanaman ini memiliki daun yang lebih kecil dari sawi. Dan tentunya semua bagian tanaman ini dapat dimakan, mulai dari daun, batang, bunga , dan akar. Namun untuk memakannya perlu diolah terlebih dahulu supaya rasanya lebih enak, dan kalupun ingin memakannya metah juga tidak apa-apa. Bunga dari tanaman ini memiliki warna kuning yang indah.

 

2. Krokot (Portulaca oleracea)


Meskipun tanaman ini sering dianggap sebagai hama dan tumbuh sembarangan, namun ada manfaat tersembunyi pada tanaman ini ketika kita memakannya. Tanaman ini dapat dimakan dalam kondisi mentah maupun dibuat olahan. Selain itu, tanaman ini juga memiliki bunga yang indah ketika mekar.

 

3. Anggur Liar/Wild Grape Vine (Ampelocissus acetosa)


Anggur liar adalah tanaman sejenis anggur biasa, namun yang membedakannya adalah buahnya yang sedikit lebih besar dan warnanya gelap. Tapi anggur jenis ini aman untuk dikonsumsi, terlebih apabila kalian menemukan tanaman ini di alam bebas. Karena anggur jenis ini biasanya tumbuh liar.

 

4. Kaktus/Prickly Pear Cactus (Opuntia)


Tanaman ini kebanyakan tumbuh di wilayah gurun atau tempat kering. Karena daunnya yang menyerupai duri dan batangnya pipih membantunya bertahan hidup di kekeringan. Selain itu, kaktus jenis ini menghasilkan buah berbentuk seperti pir yang bewarna merah saat matang dan bisa juga dimakan. Rasanya kira-kira hampir mirip sama buah naga.

 

5. Pineapple Weed (Matricaria discoidea)


Tanaman ini masih keluarga dengan tanaman kenikir. Hal yang identik dengan jenis tanaman kenikir adalah bunganya yang indah ketika mekar. Biasanya tanaman ini tumbuh liar di pinggir jalan, hutan, dan kebun. Meskipun liar, ternyata tanaman ini dapat dikonsumsi mulai dari daun, batang, dan bunganya. Aroma yang dihasilkan dari tanaman ini sangat khas.

 

6. Wild Bee Balm (Monarda fistulosa)


Spesies tanaman ini termasuk tanaman herbal yang tumbuh tegak hingga ketinggian 20-90 cm. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang ramping, bergerigi, lanset (tersusun-susun pada batang). Bunganya berbentuk menyerupai tabung dengan kuncup atas sempit dan kuncup bawah lebih lebar. Selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi, yaitu bagian daun dan bunganya.

 

7. Bidang Pennycress (Thlasp averse)


Tanaman ini termasuk tanaman gulma yang tumbuh di sekitar lapangan dan perkebunan. Namun, tak sekedar menjadi tanaman pengganggu, ternyata tanaman ini bisa untuk dikonsumsi, rasanya pun pahit apabila dimakan mentah. Dan untuk menghilangkan rasa pahitnya bisa dengan merebusnya terlebih dahulu. Biasanya digunakan sebagai salad dan sayuran pecel.

 

8. Common Mallow (Malva neglecta)


Tanaman ini mempunyai kandungan yang baik bagi tubuh kita, diantaranya adalah tinggi kalsium, magnesium, kalium, besi, selenium, dan vitamin A maupun C. Selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi dalam bentuk sup atau rebusan. Dan juga bijinya yang mempunyai rasa seperti kacang ketika dipanggang. Biasanya tumbuh liar dan dianggap sebagai gulma.

 

9. Self-heal (Prunella vulgaris)


Tanaman ini mempunyai manfaat yang luar biasa untuk kesehatan. Caranya dengan mengonsumsi daun dan batang muda dalam keadaan mentah atau dibuat salad. Biasanya tanaman ini dapat ditemukan tumbuh di pinggir jalan, tepi hutan, dan kebun. Tanaman self-heal memiliki daun yang berbentuk tombak, bergerigi, dan kemerahan pada ujungnya.

 

10. Fireweed (Chamerion angustifolium)


Tanaman fireweed banyak ditemukan di tanah basah berkapur hingga agak asam di ladang terbuka, padang rumput, dan terutama di lahan yang terbakar. Tanaman ini dapat tumbuh dengan subur dan berbunga selama berada di ruang terbuka dan banyak cahaya. Pucuk dan daun muda dari tanaman ini dapat dimasak dan dimakan mentah.

 

11. Joe Pye Weed (Eutrochium)


Tanaman joe pye weed masih termasuk ke dalam keluarga bunga matahari. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara dan dapat tumbuh hingga ketinggian 1,5-2,4 meter. Bunga pada tanaman ini identik dengan warna pink serta memiliki cabang. Selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi terutama bagian bunga dan daunnya. Bunga yang sudah kering dapat digunakan untuk membuat teh herbal.

 

12. Quarters lambs (Chenopodium)


Tanaman quarters lambs dulunya seringkali dianggap sebagai tanaman hama karena tumbuh dengan liar. Namun, saat ini banyak dibudidayakan sebagai tanaman sayuran dan biji-bijian. Serta untuk pakan ternak di daerah Asia dan Afrika. Untuk mengonsumsi tanaman ini dapat dibuat menjadi masakan sayur pada bagian daun mudanya. Di India daun tanaman ini digunakan dalam membuat sup, kari, dan roti yang dilapisi paratha. Serta bijinya dapat dibuat menjadi bubur dan minuman fermentasi.

 

13. Wild Garlic (Allium vineale)


Tanaman Wild Garlic ini memiliki aroma yang mirip dengan bawang putih, maka tak heran namanya pun hampir sama. Tanaman ini berasal dari Asia dan Eropa yang tumbuh di hutan lembab. Daunnya dapat dimakan dan dibuat menjadi sup, omelet, dan salad. Bunganya yang berwarna putih ketika sedang mekar terlihat sangat indah dan mengeluarkan aroma khas.

 

14. Beach Lovage (Ligusticum scoticum hultenii)


Tanaman beach lovage hampir mirip dengan seledri. Selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi, di Eropa bagian selatan, daunnya digunakan sebagai ramuan, akarnya dibuat sayuran, dan bijinya dapat dijadikan bumbu. Tanaman ini dapat tumbuh hingga tinggi 1,8-2,5 meter. Dengan mempunyai bentuk daun runcing tajam dengan beberapa gigi marginal. Serta bunganya berwarna kuning sampai kehijauan dengan diameter 2-3 mm.

 

15. Hop Clover (Trifolium campestre)


Tanaman hop clover adalah tanaman asli dari Eropa dan Asia Barat, dan tumbuh liar di ladang, perkebunan, dan tanah terlantar. Bunga tanaman ini memiliki warna kuning yang indah ketika mekar. Selain itu, tanaman ini dapat dikonsumsi. Mulai dari bunganya yang dikeringkan untuk dibuat teh, daunnya diolah menjadi salad, omelet, minuman. Dan bijinya dapat menghasilkan tepung saat ditumbuk.

 

16. Garlic Mustard (Alliaria petiolata)


Tanaman garlic mustard merupakan tanaman rempah yang berasal dari Eropa. Biasanya digunakan sebagai penyedap rasa untuk ikan asin dan dibuat menjadi saus. Tanaman ini tumbuh liar di ladang terbuka, hutan, dan ladang perkebunan. Namun, saat ini tanaman ini dibudidayakan serta dimanfaatkan menjadi cincang yang digunakan untuk membuat salad dan saus. Serta tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati luka.

 

17. Creeping Charlie (Glechoma hederaceae)


Tanaman creeping charlie termasuk ke dalam tanaman merambat yang sekilas mirip tanaman mint. Tanaman ini berasal dari Eropa dan Asia Barat Daya. Selain itu, tanaman ini dapat dikonsumsi mentah atau diolah menjadi salad. Aroma yang dikeluarkan daunnya sangat khas. Bunga dari tanaman ini berwarna ungu dengan bentuk seperti terompet kecil. Dan daunnya melingkar dengan gerigi di sekelilingnya.

 

18. Chicory (Cichorium intybus)


Tanaman chicory termasuk ke dalam tanaman semak yang tumbuh liar di ladang terbuka, pinggir jalan, dan lahan pertanian. Namun, saat ini tanaman ini banyak dibudidayakan karena dimanfaatkan untuk sayuran, obat-obatan, minuman pengganti kopi, dan pakan ternak. Daunnya dapat dimakan mentah sebagai lalapan dan akarnya dikeringkan kemudian dibuat menjadi minuman.

 

19. Clovers (Trifolium repens)


Tanaman ini memang masih satu keluarga dengan tanaman semanggi, namun hal yang membedakannya adalah daunnya yang terdapat garis putih dan bunganya lebih besar. Selain itu, tanaman ini juga bisa dimakan mentah sebagai lalapan dan dimasak sebagai sayuran dan campuran menggoreng telur.

 

20. Hickory Nuts (Carya)


Hickory Nuts adalah pohon yang menghasilkan kacang hickory yang berasal dari bijinya. Pohon ini dapat tumbuh hingga ketinggian 50-60 meter dan tumbuh subur di hutan. Kacang hickory mempunyai kandungan gizi yang tinggi, diantaranya adalah mineral, vitamin A, B, E, asam folat, fosfor, kalsium, magnesium, kalium, dan seng. Maka tak heran apabila kita mengonsumsi 1 ons kacang hickory mampu memenuhi kebutuhan serat harian sebanyak 10 persen.

 

21. Acorns (Quercus)


Acorns adalah pohon yang menghasilkan semacam biji oak yang dapat dikonsumsi dan rasanya seperti kacang. Biji tersebut mengandung tanin yang pahit, jadi saat memakannya pun harus dimasak dan dalam jumlah tidak berlebihan. Biji pohon oak ini termasuk makanan tradisional masyarakat adat di Amerika Utara. Mereka menggunakannya untuk diolah menjadi sup sederhana yang dimasak dengan batu panas langsung dalam keranjang. Serta ada juga yang memakannya dengan salmon panggang, huckleberry, dan rumput laut.

 

22. Hazelnut (Corylus)


Hazelnut termasuk ke dalam kelompok kacang-kacangan yang masuk spesies Filbert. Dan bijinya mempunyai tekstur kulit berserat halus dan berbentuk bulat. Pemanfaatan bijinya dapat berupa digiling atau dipanggang. Selain itu, bijinya juga mengandung asam lemak yang mirip kandungan lemak pada ASI, zat thanin, dan vitamin B. Dan bijinya ini juga mengandung minyak yang memiliki aroma khas, serta asam lemaknya dapat membuat kandungan nutrisi pada susu formula menjadi lebih lengkap.

 

23. Daylily (Hemerocallis)


Tanaman daylily memiliki bunga yang indah dengan bentuk menyerupai terompet. Warnanya yang sangat mencolok, maka tak heran sekarang tanaman ini dapat dijadikan sebagai tanaman hias. Selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi, yaitu bunga, daun, dan umbinya bisa diolah menjadi sayuran dan salad. Daun dan pucuk yang masih muda dapat dimakan dalam keadaan mentah. Bunga yang sudah dikeringkan dapat digunakan sebagai pengental sup.

 

24. Kudzu (Pueraria lobata)


Tanaman ini termasuk ke dalam tanaman gulma yang invasif, sebab tanaman ini merupakan tanaman yang merambat pada pohon dan tumbuh begitu cepat sehingga lama-kelamaan pohon yang dirambati tertutup olehnya dan tidak dapat mendapat sinar matahari. Kemudian dapat menjadikan pohon yang dirambati mati. Namun, tanaman ini juga dapat dimakan pada bagian daun dan bunganya yang dapat dijadikan sayuran atau lalapan mentah.

 

25. Pine (Pinus)


Pohon pinus dapat ditemukan tumbuh pada daerah dataran tinggi dan bersuhu 18 °C hingga -3 °C. Bentuk daunnya menyerupai bentuk jarum yang pada pangkalnya terdapat sarung sisi yang mengelilingi dua daun jarum. Dan panjang daun pinus sekitar 10-20 cm. Selain itu, pohon ini juga menghasilkan bunga dan buah pada bulan Juli-November. Dan buahnya dapat dimakan setelah dimasak dan daunnya dapat dikeringkan untuk membuat minuman/teh.

 

26. Gooseberries (Ribes uva-crispa)


Tanaman ini menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya dengan bentuk hampir mirip dengan anggur, namun buah gooseberries ini tidak bergerombol dan memiliki warna yang cenderung ungu kemerahan. Umumnya buahnya muncul pada bulan Mei-Juni. Tanaman ini berasal dari Missouri Utara, dan memiliki cabang-cabang berwarna abu-abu serta memiliki duri panjang merah dengan daunnya berbentuk mirip daun maple, namun sedikit lebih kecil dan berwarna hijau terang.

 

27. Asparagus/Lumut (Asparagus officinales)


Asparagus adalah salah satu jenis tanaman sayur, dan bagian yang dimanfaatkannya terutama batang yang masih muda. Serta tanaman ini mempunyai kandungan yang baik bagi tubuh kita, diantaranya adalah asam folat nabati, rendah kalori, tidak mengandung kolesterol, mengandung vitamin B6, kalsium, magnesium dan seng, vitamin A, C, E, K, thiamin, riboflavin, rutin, niacin, asam folat, besi, fosfor, kalium, tembaga, mangan, dan selenium.

 

28. Blackberry (Rubus fruticosus)


Tanaman blackberry adalah tanaman yang menghasilkan buah segar yang dapat dimakan dengan rasa manis saat memakannya. Tanaman ini termasuk ke dalam suku Rosaceae. Selain itu terdapat nutrisi yang terkandung pada buahnya, diantaranya adalah serat pangan, vitamin C, Vitamin K, asam folat, Vitamin B, dan mineral esensial, mangan, magnesium, dan Beta karoten. Biasanya tanaman ini dapat ditemukan tumbuh liar di hutan, dan buahnya matang pada bulan Agustus sampai September.

 

29. Kayu Sorrel (Rubus fruticosus)


Tanaman kayu sorrel merupakan tanaman yang mempunyai daun selebaran lonjong dan berlekuk atas, tersusun rapi dengan semua selebaran. Bunganya memiliki lima kelopak yang menyatu di pangkal dan 10 benang sari. Warnanya pun bervariasi dari putih menjadi merah muda, merah atau kuning, oranye cerah. Bentuk buahnya berupa kapsul kecil berisi beberapa biji. Tanaman ini dapat dikonsumsi oleh manusia dan dapat meredakan sariawan, sakit tenggorokan serta demam.

 

30. Sheep Sorrel (Rumex acetosella)


Tanaman ini berasal dari Eurasia dan Kepulauan Inggris, serta tanaman ini dianggap sebagai gulma. Daunnya memiliki bentuk panah berwarna hijau dan batangnya bergerigi tajam berwarna merah. Warna bunganya adalah merah maroon. Selain itu, tanaman ini dapat dikonsumsi pada bagian daunnya secara mentah maupun dimasak. Rasanya pun agak pahit karena terkandung asam oksalat. Dan tanaman ini dapat diolah menjadi salad, penyedap asam, pengental susu dalam pembuatan keju.

 

31. Yellow Rocket (Barbarea)


Habitat dari tanaman ini berada ditempat yang lembab atau segar, di pinggir jalan, di sepanjang sungai, di tanah subur, tanah terlantar, dan lahan perkebunan. Tanaman ini memiliki bunga berwarna kuning cerah yang tampak indah ketika mekar. Dan kabar baiknya, tanaman ini dapat dimakan dalam kondisi mentah atau dimasak. Biasanya bagian yang dimakan adalah daun muda dan bunganya. Bisa digunakan dalam pembuatan salad atau campuran merebus mie.

 

32. Common Mullein (Verbascum thapsus)


Tanaman ini dapat ditemukan di lahan terbuka dengan cahaya matahari langsung dan tumbuh dengan baik di lahan subur maupun tandus. Dan tanaman ini juga dapat ditemukan di lahan berbatu atau berpasir. Tanaman ini termasuk tanaman tahunan yang pada tahun pertama akan tumbuh dari batang menyerupai pola bunga mawar dengan warna hijau keabuan. Serta memiliki panjang daun berkisar antara 10-30 cm dengan lebar 2,5-13 cm. Selain sebagai tanaman yang tumbuh secara liar, namun tanaman ini dapat bermanfaat untuk meringankan penyakit pernafasan, mengobati infeksi dan bursitis serta membunuh bakteri.

 

33. Milk Thistle (Silybum marianum)


Sejak dahulu tanaman ini sudah banyak digunakan sebagai obat alami untuk masalah hati. Dan tanaman ini berasal dari Mediterania yang punya manfaat untuk mengobati masalah liver, sirosis, penyakit kuning, hepatitis, dan gangguan kandung empedu. Tinggi tanaman ini dapat mencapai 150 cm dan memiliki daun yang besar, bergerigi, dan berwarna hijau.

 

34. Mallow (Malvaceae)


Tanaman mallow merupakan ramuan yang berasal dari Afrika Utara dan Mediterania. Tanaman ini memiliki bentuk lurus, bercabang, dan ditutupi oleh rambut halus. Bunga dari tanaman ini berwarna ungu yang begitu indah ketika sedang mekar. Dan, tanaman ini dapat dikonsumsi dalam bentuk salad yang enak. Biasanya bagian yang digunakan adalah daun dan bunganya.

 

35. Sweet Rocket (Hesperis matronalis)


Tanaman sweet rocket mempunyai bunga berwarna putih sampai ungu yang mekar saat musim semi. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 100 cm atau lebih. Serta memiliki batang berbulu tegak dan daunnya tersusun bergantian pada batang tegak. Selain itu, tanaman ini dapat dimakan dan rasanya cukup pahit. Dan sebaiknya dimasak sebelum dimakan dan dapat digunakan dalam membuat salad.

 

36. Miner's Lettuce (Claytonia perfoliata)


Tanaman ini merupakan tanaman tahunan berdaging, herbal, yang berasal dari pegunungan barat dan wilayah pesisir Amerika Utara, dari Alaska paling selatan dan Britsih Columbia tengah, sampai ke selatan Amerika Tengah. Tanaman ini bisa tumbuh sampai sekitar 30 cm dan dapat ditemukan di musim semi, dan menyukai lingkungan yang sejuk serta lembab. Selain itu, tanaman ini dapat dikonsumsi mulai dari daun, batang, bunga, dan akarnya. Rasa saat memakannya pun cukup hambar dengan tekstur lembut. Biasanya dibuat menjadi salad dan masakan sayuran.

 

37. Purse Gembala (Capsella bursa-pastoris)


Tanaman ini biasanya tumbuh liar di pinggir jalan, tanah lapang, hingga ladang perkebunan. Dan biasanya dianggap sebagai tanaman gulma. Buahnya berbentuk pipih seperti dompet dan berwarna putih kecil dengan 4 kelopak dan 6 benang sari. Dan tanaman ini dimanfaatkan untuk konsumsi, pakan ternak, campuran kosmetik, dan pengobatan tradisional. Namun, dapat juga dimakan dalam keadaan mentah. Serta dapat dikeringkan untuk membuat minuman. 

 

38. Monkey Flower (Mimulus)


Tanaman monkey flower merupakan tanaman asli Amerika Utara bagian timur dan ada spesies lain yang berasal dari Asia, Australia, Afrika, Madagaskar. Bunga tanaman ini memiliki warna yang beragam, maka tak heran ketika bunganya mekar akan terlihat sangat indah. Bentuk dari bunganya menyerupai terompet dengan lima mahkota. Namun, tanaman ini juga dapat dikonsumsi untuk dijadikan salad, dimasak menjadi sup, dan dimakan sebagai lalapan. Tanaman ini dapat ditemukan di daerah basah atau lembab dan tidak tahan kekeringan.

 

39. Bayam Liar (Amaranthus palmeri)


Tanaman jenis ini merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Utara bagian selatan dan Amerika Serikat bagian Timur. Dan Tanaman ini mempunyai daun yang lebar berwarna hijau serta memiliki bunga yang panjang berwarna hijau juga. Selain itu tanaman ini juga dapat dimakan bagian daun, bunga , dan batangnya. Umumnya dibuat menjadi salad, sup bayam, dan dibuat keripik menggunakan daunnya. Dan daun yang dikeringkan dapat dibuat menjadi minuman seperti teh.

 

40. Goosetongue (Plantago macrocarpa)


Tanaman ini termasuk ke dalam tanaman herbal tahunan yang berasal dari daerah beriklim sedang. Daun pada tanaman ini berbentuk linear dan memiliki panjang kira-kira 2-22 cm dan lebar dibawah 1 cm. Teksturnya tebal dan dengan pucuk lancip dan tepi halus atau bergigi jauh. Warna bunganya hijau kecoklatan. Selain itu tanaman ini dapat dikonsumsi mentah maupun dimasak terlebih dahulu. Dan juga bijinya dapat dijadikan tepung.

 

41. Selada air (Nasturtium officinale)


Tanaman selada air mempunyai habitat hidup di perairan sawah maupun sungai. Serta tanaman ini dapat tumbuh hingga 50-120 cm dan mempunyai batang bulat berwarna hijau. Dan tanaman ini juga mengandung zat yang bermanfaat bagi tubuh kita, diantaranya adalah besi, kalsium, asam folat, vitamin A, dan vitamin C. Biasanya selada air diolah menjadi salad, sayuran sup, dan omelet. Namun, dapat juga dimakan dalam keadaan mentah. Manfaat setelah memakannya pun cukup banyak mulai dari stimulan, membantu pencernaan, dan lain-lain.

 

42. Plantago (Plantago major)


Tanaman ini biasa dikenal sebagai daun sendok dan tanaman ini sering dianggap sebagai tanaman gulma. Biasanya tumbuh liar di ladang pertanian dan pinggir jalan. Dan dapat ditemukan di ketinggian 3.300 m diatas permukaan laut. Tanaman ini berasal dari Asia dan Eropa. Batangnya tumbuh tegak dengan tinggi hingga 15-20 cm. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk bulat telur melebar dengan ukuran panjang 5-10 cm dan lebar 4-9 cm. Tepi daunnya terdapat gerigi kasar tidak teratur. Serta dapat dimakan dalam bentuk masakan atau mentah.

 

43. Herb Robert (Geranium robertianum)


Tanaman ini mempunyai daun segar yang dapat dikonsumsi dalam bentuk salad atau sup sayuran. Bagian bunganya dapat dikeringkan dan bisa digunakan untuk membuat minuman teh. Rasanya sedikit hambar, namun aroma yang dihasilkannya sangat khas. Dan juga dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional, bisa untuk obat diare, meningkatkan fungsi hati, untuk sakit gigi, dan mimisan. Serta tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk.

 

44. Chickweed (Stellaria media)


Tanaman chickweed merupakan tanaman berbunga tahunan yang berasal dari Eurasia. Biasanya tanaman ini digunakan sebagai obat herbal pendingin, dan ditanam sebagai tanaman sayuran dan penutup tanah. Tanaman ini memiliki satu garis bulu halus pada batangnya, serta daunnya berbentuk lonjong berlawanan. Dan beberapa jenis tanaman ini tidak memiliki kelopak bunga. Biasanya terdapat 3 benang sari dan bunganya membentuk kapsul. Selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun dimasak dahulu.

 

45. Cattail (Typha latifolia)


Tanaman cattail mempunyai habitat tumbuh di rawa-rawa, terutama dekat pantai dan pegunungan. Tanaman ini menyerupai rumput yang berdiri tegak hingga 1,5-3 meter dengan batang membulat. Daunnya berbentuk garis agak meruncing dengan ukuran kira-kira 8-22 cm × 6-16 cm. Di Pekalongan, bagian tangkai tanaman ini dimanfaatkan sebagai bahan anyaman, seperti tikar dan topi. Bagian batang yang masih muda dari tanaman ini dapat dimakan dalam keadaan mentah atau dimasak dahulu, dan bisa dijadikan campuran masakan.

 

46. Coltsfoot (Tussilago farfara)


Tanaman coltsfoot ini dapat dikonsumsi, terutama pada bagian daun muda dan bunganya. Bunga tanaman ini mempunyai warna kuning yang indah mirip bunga matahari ketika sedang mekar. Dan bunga tersebut dapat dikeringkan untuk kemudian dibuat menjadi minuman teh dan dapat dicampur ke dalam masakan sebagai penyedap rasa. Meskipun rasanya pahit, namun apabila ditambahkan lemon, minyak zaitun, maka akan sedikit mengurangi rasa pahitnya. Bisa dibuat menjadi omelet dan salad segar.

 

47. Red Clover (Trifolium prantense)


Tanaman red clover merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai ramuan liar yang berasal dari padang rumput Eropa, Asia Barat, dan Afrika. Serta tanaman ini dimanfaatkan menjadi makanan yang berupa salad, rasanya pun sedikit manis kemasaman. Bunganya berwarna merah muda mungil yang begitu indah. Daunnya memiliki panjang kira-kira 15-30 mm dan lebar 8-15 mm yang berbentuk seperti bulan sabit. Bunga yang dikeringkan dapat digunakan dalam pembuatan minuman teh.

 

48. Kenari (Juglans regia)


Kenari merupakan pohon yang menghasilkan kacang kenari yang dapat dikonsumsi seperti jenis kacang yang lainnya. Pohon ini berasal dari wilayah bagian timur Malaysia, yaitu kawasan Indonesia, Papua Nugini, Filipina, hingga perbatasan Australia. Dan habitat tumbuhnya berada di daerah beriklim tropis dan subtropis dengan suhu sekitar 25-28 °C. Buah kenari banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi, serta daging buahnya mengandung lemak dan protein tinggi. Umumnya biji kenari banyak dimanfaatkan untuk membuat minyak.

 

49. Pecan (Carya illinoinensis)


Pecan merupakan tumbuhan berdaun majemuk yang berasal dari bagian tenggara Amerika Utara, yaitu lowa Selatan dan Indiana Selatan hingga Texas dan Mississippi. Pohon pecan dapat tumbuh saat musim panas dan lembab. Pohon ini dapat hidup dan menghasilkan biji terus menerus sampai lebih dari 300 tahun. Biji pecan mengandung nutrisi yang bagus bagi tubuh kita, diantaranya adalah karbohidrat, serat pangan, lemak jenuh dan tak jenuh, dan protein nabati. Bijinya tersebut dapat diolah menjadi makanan panggang atau digoreng.

 

50. Mulberries (Morus)


Tanaman ini menghasilkan buah kecil yang dapat dimakan secara langsung. Rasanya pun manis kemasaman, Biasanya tanaman ini dapat ditemukan tumbuh secara liar di alam bebas, namun ada juga yang sudah dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan mulberries. Dan tanaman mulberries dapat tumbuh hingga 10-15 m, dengan memiliki daun menyirip runcing dan bergerigi di pinggirannya. Selain itu, buahnya mengandung kalori, protein, karbohidrat, vitamin C, E, K1, potasium, dan zat besi.

 

51. Elderberry (Sambucus)


Tanaman elderberry termasuk ke dalam tanaman semak yang dapat tumbuh di dataran tinggi. Serta tanaman ini memiliki 7 daun utama pada batang panjang yang menjulur. Dan daunnya berukuran panjang dengan pinggiran bergerigi. Selain itu, tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat tradisional, misalnya digunakan untuk mengobati infeksi, mengobati gejala pilek dan flu. Serta buahnya memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh, contohnya Vitamin C, serat, asam fenolik, flavonol, dan antosianin.

 

52. Dandelion (Taraxacum officinale)


Dandelion merupakan tanaman yang banyak di temukan di kawasan dataran tinggi. Dan juga memiliki bunga berwarna kuning yang indah saat mekar. Selain itu, tanaman ini dapat dikonsumsi untuk dijadikan sayuran, dan bunganya yang dikeringkan dapat digunakan untuk membuat minuman teh. Dan tak kalah pentingnya, tanaman ini dapat dijadikan sebagai obat herbal yang dapat menambah nafsu makan, mengobati sakit perut, mengobati perut kembung, batu empedu, nyeri sendi, nyeri otot, dan lain-lain.

 

53. Bunga Ashar (Mirabilis Jalapa)


Tanaman ini memiliki bunga warna-warni yang cantik, dan biasanya sering dikaitkan dengan mekarnya pada waktu jam 4 sore. Selain itu, bunga dari tanaman tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pewarna makanan dan juga dapat dikonsumsi menjadi sayuran. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan umumnya tanaman ini ditanam menjadi tanaman hias di pekarangan rumah atau dalam pot. Dan manfaat bunganya untuk kesehatan adalah mengatasi maag, mengatasi keputihan, menangkal kanker, menginfeksi saluran kencing, dan mengusir jerawat.

 

54. Semanggi (Hydrocotyle sibthorpioides lam)


Tanaman semanggi merupakan tanaman jenis paku-pakuan yang biasanya ditemukan ditempat lembab atau basah. Umumnya semanggi hidup merambat atau mengapung di daerah perairan atau genangan air. Biasanya dapat ditemukan di sawah yang ada genangan airnya. Dan daunnya memiliki 3-4 helai yang panjangnya sekitar 2,5 cm dan lebar sekitar 2,3 cm. Tekstur daunnya tipis dan lembut dengan memiliki warna hijau muda sampai hijau tua. Selain itu, semanggi dapat dikonsumsi mentah sebagai lalapan atau dimasak untuk campuran sayuran.

 

55. Pohpohan (Pilea metastomoides)


Tanaman pohpohan merupakan tanaman liar yang dapat ditemukan tumbuh dihutan. Daun tanaman pohpohan memiliki tekstur kasar, rasanya segar, dan untuk yang pertama kali mencobanya akan terasa aneh karena ada rasa mintnya. Serta tanaman ini memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, diantaranya adalah mencegah dehidrasi, mencegah pengeroposan tulang, mengatasi nyeri haid, mengendalikan tekanan darah, mencegah kulit kering, menjaga kesehatan mata, mencegah pertumbuhan sel kanker, menjaga daya tahan tubuh, dan lain-lain. Cara memakannya pun bisa secara langsung atau mentah dan juga bisa dimasak sebagai sayuran.

 

56. Jamur Kuping (Auricularia auricularia-judae)


Jamur kuping ini memiliki ciri-ciri tubuh buah yang kenyal mirip gelatin saat dalam keadaan segar. Namun, saat dalam keadaan kering, tubuh buahnya akan mengeras. Bagian tubuh buahnya berbentuk seperti mangkuk atau menyerupai bentuk telinga/kuping. Dengan memiliki ukuran sekitar 2-15 cm dengan warna coklat kehitaman sampai coklat tua. Selain itu, jamur jenis ini aman dikonsumsi oleh manusia. Dan kandungan gizinya diantaranya adalah protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin B1, B2, niasin, dan folat.

 

57. Jamur Kancing (Agaricus bisporus)


Jamur kancing memiliki bentuk bulat menyerupai kancing dan berwarna putih bersih, dan ada juga yang berwarna krem sampai kecoklatan. Jamur kancing juga aman dikonsumsi oleh manusia, maka tak heran pembudidayaannya pun cukup banyak. Pemanfaatan jamur ini dapat digunakan sebagai campuran sayur, dibuat keripik, dan ditumis. Kandungan dalam jamur ini adalah kaya vitamin, mineral, potasium, dan dengan mengonsumsi 5 buah jamur ukuran sedang kita sudah memenuhi kebutuhan 20 kalori.

 

58. Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus)


Jamur tiram mempunyai bentuk seperti tiram, bagian tudung dari jamur tersebut berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, hingga putih, dengan permukaan yang licin. Dan jamur ini memiliki diameter 5-20 cm dengan bertepi tudung sedikit melekuk. Biasanya jamur ini dapat ditemukan tumbuh didaerah sejuk dan menempel pada kayu yang sudah melapuk. Namun, di tempat budidaya jamur tiram dapat tumbuh pada substrat potongan gergaji kayu yang dibungkus dengan plastik. Dan jamur jenis ini aman untuk dikonsumsi, bisa dijadikan sebagai makanan, untuk pengganti daging, dan ditumis.

 

59. Buah Kesemek (Diospyros kaki)


Kesemek merupakan pohon yang menghasilkan buah kesemek yang saat matang berwarna jingga. Dan buahnya memiliki manfaat yang luar biasa, diantaranya adalah menjaga daya tahan tubuh, melawan kanker dan menjaga kesehatan hati, sumber energi alami, mencegah penuaan dini, meningkatkan dan memperbaiki penglihatan. Serta rasa buahnya ada yang manis dan ada yang sepat, tergantung tingkat kematangannya. Biasanya dapat ditemukan tumbuh liar di hutan subtropis dan tropis.

 

60. Buah Ciplukan (Physalis agulata)


Tanaman ciplukan termasuk ke dalam tanaman liar yang dapat tumbuh di pinggir jalan, ladang terbengkalai, dan ladang pertanian. Sejak dulu ciplukan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional, mulai dari akar, batang, dan daunnya semua punya manfaat. Buah ciplukan mengandung berbagai mineral yang baik bagi tubuh, yaitu Kalium, Mangan, Magnesium, Besi, dan Seng. Serta juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Rasa buah ciplukan sedikit manis kemasaman yang enak saat memakannya.


61. Buah Calincing (Oxalis corniculata)


Tanaman calincing dapat ditemukan tumbuh secara liar di pinggiran jalan, ladang terbuka, dan tanah lapang. Buahnya menyerupai bentuk belimbing, namun sangat kecil. Batangnya lunak dan banyak bercabang, serta daunnya majemuk berjari tiga dan anak daunnya berbentuk bulat, berwarna hijau muda dengan tangkai panjangnya. Buah calincing mempunyai rasa masam yang menyegarkan ketika dimakan. Kandungan yang terdapat dalam buahnya mampu mengobati penyakit sariawan dan panas dalam.

 

62. Honje/Kecombrang (Etlingera elatior)


Tanaman kecombrang menghasilkan bunga yang berwarna merah bertumpuk-tumpuk. Bunganya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penyedap rasa masakan. Selain itu juga bermanfaat bagi kesehatan, contohnya mampu menambah nafsu makan, mengandung kalsium dan fosfor tinggi. Serta kecombarang dapat digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ikan dengan cara merebusnya bersama ikan yang akan dimasak.

 

63. Cantigi (Vaccinicum varingifolium)


Cantigi merupakan pohon yang biasa ditemukan di daerah pegunungan, dan memiliki pucuk daun yang indah berwarna merah keunguan. Dan daun yang masih pucuk bisa langsung dimakan dalam keadaan mentah. Serta cantigi memiliki buah berwarna kehitaman ketika sudah matang dan rasanya pun manis. Selain itu cantigi juga mempunyai manfaat untuk kesehatan, diantaranya adalah obat spasmolitik, obat analgesic, mengobati bengkak, antivirus, obat gangguan lambung, mengatasi bisul, mengatasi nyeri, dan penurun demam.

 

64. Buah Lo (Ficus Racemosa)


Pohon lo ini sangat menarik perhatian saat muncul buahnya, buahnya yang besar bergelantungan memenuhi dahan pohon, saat masih muda buahnya berwarna hijau dan saat matang warnanya berubah menjadi merah. Pohon ini dapat tumbuh hingga tinggi sekitar 17 meter dan diameter batangnya 50 cm. Pada batangnya apabila disayat dapat mengeluarkan getah berwarna putih yang lengket. Biasanya buah lo dimanfaatkan untuk membuat rujak dan rasanya yang manis kemasaman. Habitat tumbuhnya dapat dijumpai tumbuh di hutan yang masih alami.

 

65. Selaginella (Selaginella wildenowii)



Tanaman ini masuk ke kelompok tumbuhan berpembuluh satu dan berkembang biak menggunakan spora bebas dan kerap kali dianggap sebagai tumbuhan paku. Umumnya tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman cakar ayam dan tumbuh liar di ladang terbuka,  pinggiran jalan, dan diatas batu. Tanaman jenis ini menyukai tempat yang lembab untuk bisa tumbuh dengan subur. Dan selain itu, tanaman ini juga dapat dikonsumsi, bisa dibuat sebagai lalapan atau dibuat salad. Umumnya bagian daunnya yang masih muda dapat dimakan.

 

66. Ilalang (Imperata cylindryca)


Tanaman ilalang merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di area persawahan dan tanah lapang. Tanaman ini mempunyai daun menjalar yang terdapat bulu-bulu halus pada daunnya. Namun, akar tanaman ilalang mempunyai manfaat yang luar biasa, salah satunya digunakan untuk mengobati panas dalam. Kandungan dalam akar ilalang diantaranya adalah manitol, glukosa, sakharosa, citric acid, malic acid, dan asam kersik. Serta tanaman ini dapat tumbuh hingga 1-2 meter dengan bentuk menjalar ke atas.

 

67. Rotan (Calameae)


Rotan merupakan tanaman menjalar yang biasanya dimanfaatkan untuk pembuatan anyaman furniture. Namum, tanaman rotan juga dapat dikonsumsi dengan cara memasaknya menjadi masakan oseng-oseng dan umbut. Biasanya rotan yang digunakan adalah rotan yang masih muda. Rasanya pun gurih, unik, dan sangat lezat. Anda pun bisa mencobanya untuk memasak rotan.

 

68. Stevia (Stevia rebaudiana)


Stevia merupakan tanaman penghasil gula yang rendah kalori. Tanaman ini berasal dari Brazil dan Paraguay. Selain itu, tanaman ini dapat dimakan sebagai masakan sayur yang lezat. Serta, mengonsumsi stevia dapat mendatangkan manfaat baik untuk kesehatan, diantaranya adalah menurunkan tekanan darah, mencegah risiko terkena penyakit ginjal, membantu menurunkan berat badan, dan mencegah diabetes.

 

69. Bunga Turi (Sesbania grandiflora)


Turi merupakan pohon yang menghasilkan bunga yang dapat digunakan sebagai lalapan. Warna bunganya juga beragam, ada yang berwarna merah dan putih. Bentuk bunganya menyerupai kupu-kupu yang indah ketika mekar. Sebelum digunakan sebagai lalapan, lebih baik merebusnya terlebih dahulu dan akan lebih enak bila dibuat menjadi pecel atau salad. Selain itu, biji turi juga dapat dimakan dengan cara dipanggang, dan rasanya pun hampir mirip seperti kacang pada umumnya. Untuk membuat minuman dapat menggunakan bunga turi yang dikeringkan sampai benar-benar kering, baru kemudian diseduh.

 

70. Pakis pakisan (Diplazium esculentum)


Tanaman ini seringkali ditemukan tumbuh liar di tempat yang sejuk dan lembab. Serta biasanya menempel pada  tebing-tebing atau pinggiran sungai. Selain itu, tanaman pakis-pakisan dapat dimanfaatkan sebagai tanaman sayuran dan dibuat menjadi masakan gulai yang rasanya pun sangat enak. Biasanya yang digunakan adalah daun yang masih muda dan pucuk daunnya. Selain itu tanaman pakis mempunyai kandungan kalori, karbohidrat, potasium, vitamin A, C, kalsium, zat besi, dan serat nabati yang baik bagi tubuh kita.

 

Dan itulah beberapa tanaman liar yang bisa dimakan saat kita menemukannya. Serta cukup sekian saja pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian. Sekian dan terima kasih.